Breaking News:

Siswi SMP Dibunuh karena Ngaku Hamil?Polisi Irit Bicara, Begini Kata Kasat Reskrim Polres Pelalawan

Terkait dugaan kehamilan korban Intan hingga saat ini Satreskrim Polres Pelalawan belum bisa membuktikan benar atau tidaknya kabar itu

Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Penemuan jasad korban Intan, siswi SMP yang dibunuh oleh temannya yang masih di bawah umur.Intan dibunuh karena pelaku panik korban mengaku hamil. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Perkara pembunuhan siswi SMP Bernas Pangkalan Kerinci Intan Aulia Sari (15) masih perbincangan di tengah masyarakat.

Meski Polres Pelalawan telah meringkus pelaku yang juga anak di bawah umur, hingga Minggu (21/2/2021), warga masih menyoroti kasus tersebut.

Pelaku merupakan Anak Dibawah Umur (ADU) berinisial A, saat ini berusia 17 tahun dan duduk dibangku kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baik tersangka maupun korban yang masih kelas 3 SMP, sama-sama anak di bawah umur.

Polres Pelalawan cukup berhati-hati dalam menyidik perkara ini karena melibatkan remaja yang belum cukup umur.

Namun yang menjadi perbincangan di masyarakat yakni dugaan kehamilan korban Intan yang disampaikan oleh tersangka.

Pengakuan dari korban itulah yang membuat pelaku khilaf serta mencekik wanita belia itu hingga tewas dan dibuang ke Jalan Lintas Bono (Jalisbon) Desa Dundangan Kecamatan Pangkalan Kuras pada 8 Februari lalu.

Terkait dugaan kehamilan korban Intan hingga saat ini Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan belum bisa membuktikan benar atau tidaknya kabar itu.

Hal itu muncul dari keterangan tersangka saat diperiksa penyidik setelah berhasil diringkus pada Jumat (19/02/2021) lalu. Tentu hal itu harus diungkap kembali kebenarannya.

"Belum bisa kita pastikan tentang kehamilan korban. Itu harus melalui pemeriksaan secara ilmiah oleh ahlinya," kata Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kasat Reskrim AKP Ario Damar SH SIK kepada Tribunpekanbaru.com Minggu (21/2/2021).

Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Ario Damar SH SIK dan Kasubbag Humas Iptu Edy Harianto menggelar konperensi pers untuk merilis pengungkapan kasus pembunuhan di aula Meranti Mapolres Pelalawan pada Sabtu (20/02/2021) pagi.
Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Ario Damar SH SIK dan Kasubbag Humas Iptu Edy Harianto menggelar konferensi pers, Sabtu (20/2/2021). (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)
Halaman
1234
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved