Breaking News:

Video Berita

Video: Kadiv Pemasyarakatan Sidak ke Rutan Dumai, Tegaskan Akan Menindak Petugas yang "Main Mata"

Ia menegaskan, bahwa saat ini pihaknya akan terus ikut melakukan pemberantasan terhadap sindikat Narkoba, dan tidak kompromi bagi ASN Kemenkumham

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI- Kepala Divisi (Kadiv) pemasyarakatan kantor wilayah kementerian hukum dan Ham (Kemenkumham) Provinsi Riau, Maulidi Hilal bersama tim melakukan monitoring dan evaluasi di Rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Dumai, pada Sabtu (20/2/2021).

Pada kesempatan tersebut, Hilal mengaku, bahwa sidak atau monitoring di Rutan Dumai, ini merupakan misi pihaknya, dalam memonitor  pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Rutan dalam  pelayanan,  perawatan warga binaan , ‎dan pengelolaan rutan. 

"Monitoring ini sengaja kita lakukan untuk mengetahui bagaimana kinerja dari petugas atau ASN di Rutan Dumai, kita juga sudah melakukan pengeledahan di kamar para Napi, melakukan tes urine dan juga memberikan Pengarahan dan penguatan terkait tupoksi petugas pemasyarakatan, pada rutan kelas II B Dumai," imbuhnya. 

Ia menegaskan, bahwa saat ini pihaknya akan terus ikut melakukan pemberantasan terhad‎ap sindikat Narkoba, dan tidak ada toleransi atau kompromi bagi ASN Kemenkumham yang terlibat atau bermain dengan narkoba. 

"Kita akan tindak tegas bagi ASN yang terlibat sindikat Narkoba, jadi saya tegaskan sekali lagi, jangan ada petugas di Rutan Dumai, yang main mata atau terlibat dengan sindikat narkoba," tegasnya.

Lebihlanjutdijelaskanya, jika ada ASN kemenkum ham Dumai, yang terlibat narkoba ataupun melakukan kesalahan diluar Tupoksi akan langsung diberi sanksi dengan ditarik ke Kanwil untuk dilakukan pembinaan secara khusus. 

"Sekali lagi saya ingatkan, kita tidak main-main, jika ada ASN yang terbukti terlibat narkoba akan kita tindak tegas, termasuk Napi yang masih melakukan pengendalian narkoba, kita sudah buat kamar khusus untuk itu, akan kita bina," terangnya. 

Hilal menerangkan, ‎dari penggeledahan yang dilakukan di kamar para warga binaan berjalan lancar dan tanpa ada kendala apa pun, dan pihaknya juga sudah mengambil  tes urine terhadap pegawai sebanyak 68 orang dan 17 dari warga binaan yang dipilih secara acak kesemuanya Negatif.

‎"Dari hasil sidak yang dilaksanakan petugas masih menemukan barang barang yang dilarang dan menyita 5 unit handphone, 2  besi tajam  2 sendok, charger sebanyak 5 unit dan 5 unit besi dinamo. Kesemua Barang-barang tersebut akan dilakukan pemusnahan," sebutnya.

Hilal menegaskan handphone yang disita merupakan barang yang harus diwaspadai bersama karena dari barang tersebut seringkali lapas menjadi tumpuan kesalahan terhadap peredaran narkoba.

"Mari kita terus membangun sinergi internal dengan satuan kerja Pemasyarakatan di Riau untuk bersama-sama selalu waspada terhadap peredaran narkoba di rutan Dumai ini, kepada petugas tetap laksanakan tugas sesuai dengan Tupoksi," ‎pungkasnya. 

Kegiatan monitoring yang dilakukan oleh Kadiv Pemasyarakat di Rutan kelas II B Dumai, diampingi Kepala pengamanan rutan dumai, Pandu ‎berjalan lancar dan aman. (Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: aidil wardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved