Breaking News:

Artikel

Saatnya Perkuat Literasi Keuangan Keluarga

Pandemi Covid-19 juga menghantam kehidupan ekonomi. saatnya kita memperkuat literasi keuangan keluarga

pixabay.com
Saatnya mengatur literasi keuangan di masa pandemi Covid-19 

Dalam survei OJK, indeks literasi keuangan Indonesia pada tahun 2019 mencapai 38.03%.

Hal ini menunjukkan dari 100 warga Indonesia baru 38 orang yang sudah mengerti mengelola keuangannya dengan baik.

Angka ini mengalami peningkatan dari survei yang dilakukan pada tahun 2013 dengan nilai 21,84%.

literasi keuangan keluarga menjadi suatu hal yang penting karena ini berkaitan dengan bagian terkecil suatu negara.

Jika banyak keluarga tidak mempunyai pengetahuan yang baik dalam mengelola keuangannya, maka secara agregat itu akan berpengaruh kepada negara.

Sebuah keluarga yang sudah terpapar dengan literasi keuangan tidak ubahnya seperti sebuah perusahaan kecil.

Dalam keadaan normal sebuah keluarga mempunyai pendapatan dari ayah atau ibu yang bekerja.

Pendapatan tersebut dianggarkan dalam pos-pos pengeluaran yang bersifat fixed cost dan variable cost.

Fixed cost dalam keluarga dapat berupa sewa rumah, cicilan hutang, uang sekolah anak, biaya belanja dapur selama sebulan dan sebagainya.

Hal tersebut merupakan kebutuhan keluarga. Variable cost dalam keluarga bisa berupa biaya jalan-jalan setiap minggu, biaya listrik, pemakaian pulsa gawai dan lain-lain.

Halaman
1234
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved