Breaking News:

Daftar Harga TBS Sawit Riau Periode 24 Februari-2 Maret 2021, Pekan Ini Kembali Naik

Daftar harga Tanda Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Riau pekan ini kembali mengalami kenaikan.

Istimewa
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MSi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Daftar harga Tanda Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Riau pekan ini kembali mengalami kenaikan.

Harga TBS Sawit Riau yang mengalamai kenaikan tertinggi periode 24 Februari - 02 Maret 2021 dialami kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp 68,43 per kilogramnya.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Ir Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MSi mengatakan naiknya harga TBS untuk kelompok umur 10-20 tahun itu mencapai sekitar 3,15 persen dari pekan lalu. 

"Atas kenaikan itu harga TBS periode ini menjadi Rp 2.241, 15 per Kilogram (Kg). Naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal," ujar Defris Hatmaja kepada Tribun, Selasa (16/2)

Faktor internal naiknya harga TBS periode ini jelas Defris, disebabkan terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Untuk harga jual CPO, PT. PTPN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 412,40/Kg, PT. Sinar Mas Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 262,40/Kg, PT. Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 356,00/Kg, PT. Asian Agri Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 409,55/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 276,50/Kg  dari harga minggu lalu. 

"Sedangkan untuk harga jual Kernel, PT. Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 5,73/Kg, PT. Asian Agri Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 6,00/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 37,50/Kg dari harga minggu lalu," ucap Defris.

Sementara dari faktor eksternal, naiknya harga TBS minggu ini tambah Defris, karena harga kontrak futures (berjangka) CPO pengiriman Mei yang aktif diperjualbelikan di Bursa Malaysia Derivatif Exchange menguat 1,93% dibanding posisi penutupan pekan lalu ke RM 3.590/ton. 

Kenaikan harga CPO menyusul menguatnya harga minyak mentah di bursa berjangka. Setelah sempat tertekan akibat aksi ambil untung para trader, harga si emas hitam lanjut menguat.

"CPO merupakan salah satu bahan baku untuk pembuatan biodiesel yang menjadi bahan bakar alternatif minyak," ungkapnya. 

Kemudian, kenaikan harga minyak mentah membuat penggunaan minyak nabati seperti CPO menjadi semakin menarik untuk produksi biodiesel seiring dengan semakin maraknya tren kebijakan bauran energi yang ramah lingkungan.

AmSpec, perusahaan inspeksi independen, mencatat ekspor CPO Malaysia pada 1-20 Februari 2021 mencapai 697.794 ton. Melonjak 10,3% dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya. 

Penetapan  Harga TBS Kelapa Sawit Prov Riau
No.08 periode  24 Februari  s/d  02 Maret 2021.
Umur 3th (Rp 1.665,78);
Umur 4th (Rp 1.799,23); 
Umur 5th (Rp 1.960,90); 
Umur 6th (Rp 2.007,28); 
Umur 7th (Rp 2.085,53); 
Umur 8th (Rp 2.142,49); 
Umur 9th (Rp 2.191,20);
Umur 10th-20th (Rp 2.241,15); 
Umur 21th (Rp 2.148,96); 
Umur 22th (Rp 2.138,53); 
Umur 23 th (Rp 2.129,83);
Umur 24 th (Rp 2.042,86); 
Umur 25 th (Rp 1.995,02);

Indeks K : 89,29%
Harga CPO Rp. 9.740,11
Harga Kernel Rp. 7.022,21 NAIK Rp 68,43 per Kg utk umur 10-20 th

Sumber : Dinas Perkebunan Riau (Tribunpekanbaru.com/Rino Syahril)

Penulis: Rino Syahril
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved