Breaking News:

KPK Periksa Kepala Bapenda Dumai dan 8 Saksi Lain, Tersangkut Perkara Korupsi yang Mana?

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Dumai, Marjoko Santoso diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
KPK Periksa Kepala Bapenda Dumai dan 8 Saksi Lain, Tersangkut Perkara Korupsi yang Mana?
Dok/ Tribun Pekanbaru
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Dumai, Marjoko Santoso.

Pemeriksaan Marjoko Santoso ini, terkait dengan penyidikan tindak pidana korupsi (tipikor), berupa suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK), Kota Dumai dalam APBNP tahun 2017 dan APBN 2018.

Dalam perkara ini, penyidik KPK menetapkan mantan Walikota Dumai, Zulkifli Adnan Singkah, atau akrab disapa Zul AS sebagai tersangka.

Bahkan Zul AS juga sudah ditahan.

"Pemeriksaan (saksi) dilakukan di Kantor Polda Riau, Jalan Pattimura Nomor 13, Kota Pekanbaru," kata Plt Juru Bicara (Jubir) KPK Ali Fikri, Selasa (23/2/2021).

Selain Marjoko, saksi lainnya yang juga diperiksa adalah Said Effendi, selaku Kepala Bidang Perizinan dan Non-perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Dumai 2017 - sekarang.

Lalu ada nama Syaari, seorang pensiunan PNS, Ali Ibnu Amar, selaku PNS Kota Dumai.

Kemudian Eli Yati dan Busari Muslim selaku wiraswasta, Mimi Gusneti seorang Ibu Rumah Tangga.

Dua nama terakhir yakni Halimatushakdiah dan Lili Safitri, selaku PNS.

Untuk diketahui, Zul AS sendiri sudah ditahan sejak Selasa (17/11/2020) lalu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved