Breaking News:

Mantan Pejabat BUMD Tuah Sekata Ditahan

Rp3,8 Miliar Negara Rugi,Mantan Pejabat BUMD Tuah Sekata Tersangka Tipikor Ditahan Kejari Pelalawan

Rp 3,8 miliar kerugian negara yang diakibatkan dugaan Tipikor BUMD Tuah Sekata. Kejari Pelalawan menahan mantan pejabat BUMD Tuah Sekata

Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Mantan Kepala Divisi Kelistrikan BUMD Tuah Sekata Pelalawan AF (46) pakai rompi warna pink digiring ke mobil tahanan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kerugian negara yang diakibatkan dugaan Tipikor BUMD Tuah Sekata mencapai Rp3,8 miliar.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan Riau telah menahan mantan pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata berinisial AF (46), Selasa (23/02/2021) sore.

AF terjerat dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penyimpangan.

Dalam kegiatan belanja barang operasional kelistrikan BUMD Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan tahun 2012 sampai tahun 2016.

Mantan Kepala Divisi Kelistrikan di perusahaan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan itu ditahan di Rutan Sialang Bungkuk selama 20 hari ke depan.

"Jika waktunya masih kurang, masa penahanan akan kita perpanjang kembali. Untuk memperlancar proses penyidikan," terang Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pelalawan, Andre Antonius SH, kepada Tribunpekanbaru.com Selasa (23/2/2021).

Andre menyebutkan, dalam perkara rasuah di tubuh perusahaan plat merah ini mengakibatkan kerugian negara yang cukup besar.

Berdasarkan perhitungan ahli negara dirugikan hingga Rp 3,8 Miliar akibat penyimpangan belanja BUMD selama empat tahun tersebut.

Perhitungan itu menjadi bukti tambahan bagi penyidik Kejari dalam mengungkap perkara korupsi ini.

AF diduga menjalankan praktik rasuah itu selama menduduki jabatan strategis di BUMD Tuah Sekata.

Penyidik Korps Adhyaksa telah memiliki alat bukti yang cukup untuk menjebloskan pria berkulit sawo matang itu ke jeruji besi.

"Kita terus mendalami perkara ini. Kita tuntaskan sampai selesai," ujar Andre.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved