Breaking News:

Karhutla di Pelalawan

Siaga Darurat Karhutla Pelalawan, Ada 2 Kecamatan Paling Rawan Terbakar, di Mana Itu?

Dua kecamatan jadi langganan kebakaran dan terdapat hotspot terbanyak ketika musim panas. Saat ini Pelalawan telah menetapkan Siaga Darurat Karhutla

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan menanggulangi Karhutla di halaman kantor Bupati Pelalawan, Selasa (23/02/2021). Ada dua kecamatan paling rawan terbakar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Dua kecamatan dianggap paling rawan terbakar di kabupaten Pelalawan.

Sebelumnya, status siaga darurat bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan telah menetapkan Rabu (23/2/2021).

Status ini akan berlaku sampai 31 Oktober 2021 mendatang.

Status siaga darurat Karhutla ditandai dengan apel kesiapsiagaan personil dan peralatan yang dimiliki seluruh instansi pemerintah, vertikal, maupun swasta.

Pasalnya, dua pekan terakhir titik api mulai bermunculan di Pelalawan dan menimbulkan Karhutla di beberapa tempat.

Menurut Bupati Pelalawan HM Harris, ada tujuh kecamatan yang telah dilanda Karhutla sejak memasuki musim kemarau ini.

Kebanyakan titik api muncul di wilayah pesisir Pelalawan yakni Kecamatan Teluk Meranti dan Kuala Kampar.

Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan menanggulangi Karhutla di halaman kantor Bupati Pelalawan, Selasa (23/02/2021).
Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan menanggulangi Karhutla di halaman kantor Bupati Pelalawan, Selasa (23/02/2021). (TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG)

Dua kecamatan ini menjadi langganan kebakaran dan terdapat hotspot terbanyak ketika musim panas.

"Yang paling rawan itu di Kuala Kampar dan Teluk Meranti. Ini harus kita antisipasi kedepan," terang Bupati Harris usai apel kesiapsiagaan menghadai Karhutla, Selasa (23/2/2021).

Harris menyatakan, seluruh stakeholder harus turut mengambil peran dalam mengantisipasi maupun menanggulangi bencana Karhutla.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved