Breaking News:

Whatsapp Dibajak Suami, Oknum Bidan Ngaku Ketagihan 'Main' Di Mobil Dengan Oknum Polisi

Benar saja, setelah Whatsapp istrinya dibajak, ia mendapatkan banyak pesan mesra dan tak senonoh dari seorang pria.

Net
Ilustrasi 

EN menunggu HS dengan makan di sebuah tempat makan di mal tersebut.

Setelah HS datang, mereka lalu kembali ke parkiran dan EN memindahkan mobilnya ke sebelah mobil HS.

Kasus ini terungkap setelah suami si bidan yang memergoki aktivitas tersebut setelah membuntutinya hingga ke parkiran dan meminta rekaman closed circuit television (CCTV) mal.

Baik oknum polisi dan bu bidan sama-sama memiliki pasangan sah dan anak.

Setelah mendapatkan cukup bukti, suami EN melapor ke Provost kepolisian setempat untuk diproses hukum.

Digerebek suami

Pada 20 November 2019, HS dan EN kembali janjian bertemu di samping sebuah pos polisi di Kabupaten Lampung Tengah.

Di situlah HS dan EN digerebek oleh suami EN.

Bahkan suami EN tidak datang sendiri, tetapi bersama provos dari tempat HS bekerja.

Saat itu EN langsung mengaku ke suaminya bahwa ia pernah berhubungan intim HS di parkiran mal.

Suami buntuti istrinya dan cloning Whatsapp Web

Rupanya, suami EN sudah lama curiga dengan gerak-gerik istrinya.

Kecurigaannya semakin menjadi ketika pada 10 November 2019 melihat sebuah pesan bernada romantis masuk ke ponsel istrinya di tengah malam.

Dia mencoba mengecek nama orang yang berkirim pesan, tetapi namanya tidak mencerminkan bahwa si pengirim pesan adalah laki-laki.

Lantaran curiga, sang suami lalu mengkloning pesan di ponsel istrinya dengan whatsapp web.

Suaami bisa melihat seluruh pesan yang masuk ke ponsel istrinya.

Ketika EN janjian dengan HS di mal pada 14 November 2019, sang suami sebenarnya tahu.

Namun suami EN pura-pura ada tugas melakukan penangkapan ke Pulau Jawa.

Sejatinya suami EN membuntuti EN bertemu HS di mal.

Bahkan, sang suami kemudian meminta rekaman CCTV kepada pihak mal yang memperlihatkan mobil di mana EN dan HS berhubungan intim.

Dari bukti dan dugaan itulah suami EN kemudian melapor ke provost dan menggerebek pasangan selingkuh itu di pertemuan berikutnya.

Vonis hakim

Hakim Pengadilan Negeri Gunung Sugih sudah menjatuhkan vonis terhadap kasus perselingkuhan tersebut.

Kasus perselingkuhan ini diputus dalam putusan hakim dengan nomor XXX / Pid.B / 2020 / PN Gns.

Putusan pengadilan kasus perselingkuhan ini sudah ditayangkan di website Mahkamah Agung dan dapat diunduh bebas.

Terkait perkara ini, hakim sudah menjatuhkan vonis hukuman bagi HS maupun EN.

EN divonis 3 bulan penjara, sedangkan HS divonis 8 bulan penjara.

(*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Bu Bidan dan Pak Polisi Hubungan Badan di Mobil Parkiran Mal, Ulahnya Tersorot CCTV Selama 79 Menit.

Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved