Breaking News:

KPU Siapkan Saksi Hadapi Agenda Sidang Lanjutan Sengketa Pilkada Inhu dan Rohul di MK

Sidang lanjutan sengketa hasil Pilkada Inhu dan Rohul di MK akan dimulai 1 Maret mendatang. KPU siapkan saksi

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nurul Qomariah
Tribunnews/JEPRIMA
Suasana luar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).Agenda untuk sidang lanjutan sengketa hasil Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) akan dimulai 1 Maret mendatang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Agenda untuk sidang lanjutan sengketa hasil Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) akan dimulai 1 Maret mendatang.

KPU Provinsi bersama KPU Kabupaten yang digugat di Riau terus mempersiapkan saksi dan alat bukti untuk hadapi sidang tersebut.

Sebagaimana diketahui agenda sidang berikutnya di MK merupakan agenda pembuktian dan pemeriksaan saksi.

KPU Riau sebagai Kordinator terus melakukan konsolidasi dan rapat internal bersama dua kabupaten yang digugat.

Dua kabupaten yang masih lanjut sengketa di MK yakni Indragiri Hulu (Inhu) dan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Keduanya masing-masing digugat oleh Paslon Rizal Zamzami-Yogi Susilo untuk Pilkada Inhu, menggugat keputusan KPU Inhu menetapkan kemenangan Rezita Meylani-Junaidi Rahmat.

Berikutnya Paslon Hafith Syukri-Erizal menggugat keputusan KPU Rokan Hulu menetapkan kemenangan pasangan calon Sukiman - Indra Gunawan.

"Sekarang ini untuk KPU Inhu dan Rohul, konsolidasi dan rapat internal untuk menyiapkan saksi dan alat bukti tambahan,"ujar Komisioner KPU Riau Divisi Hukum dan Pengawasan Firdaus kepada Tribunpekanbaru.com Rabu (24/2/2021).

Firdaus menambahkan, sesuai dengan keputusan MK, saksi dari masing-masing pihak hanya boleh 3 orang plus 1 saksi ahli.

"Intinya kami sebagai penyelenggara siap untuk menghadapi agenda sidang berikutnya di MK,"ujar Firdaus.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved