Breaking News:

Sumatera Barat Heboh! Rp 49 Miliar Dana Covid-19 Diduga Diselewengkan, DPRD Bentuk Pansus

Sementara Kalaksa BPBD Sumbar Erman Rahman mengakui adanya temuan LHP BPK RI sejumlah Rp 49 miliar.

Editor: Firmauli Sihaloho
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri,.
Dana Covid-19 di Sumbar diduga diselewengkan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sumatera Barat menjadi sorotan.

Pasalnya, ditemukan dugaan penyelewengan dana Covid-19.

Terkait temuan itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat selidiki dugaan penyelewengan dana Covid-19 dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus).

Dugaan itu muncul di dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, dimana ada indikasi dana Rp 49 miliar yang belum dapat dipertanggungjawabkan.

"DPRD Sumbar bentuk Pansus untuk menindaklanjuti LHP BPK RI tersebut. Ada Rp 49 miliar dana Covid-19 Sumbar yang belum bisa dipertanggungjawabkan," kata Wakil Ketua Pansus DPRD Sumbar, Nofrizon yang dihubungi Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Politisi Partai Demokrat itu menyebutkan temuan BPK RI itu berupa adanya pembelian barang yang dibayar tunai.

Padahal dalam aturan tidak diperbolehkan pembayaran dilakukan secara tunai.

Jelang Pelantikan Wako Dumai, Paisal Diskusi dengan Ahli hingga Temui Gubri, Apa Persiapannya?

Ayus Sabyan Klarifikasi & Sebut Khilaf, Uus Tulis Ini di Twitter: Khilaf Dua Tahun

Nofrizon mengatakan Pansus sudah bekerja sejak 17 Februari 2021 lalu.

Pansus sudah melakukan audiensi dengan rekanan dan konsultasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Malahan dalam konsultasi dengan BNPB terjadi insiden pengusiran sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumbar yang tidak diundang.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved