Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Jaksa Tahan Mantan Pejabat BUMD Tuah Sekata Pelalawan, Kerugian Negara Rp 3,8 Miliar

Berdasarkan perhitungan ahli negara dirugikan hingga Rp 3,8 Miliar akibat penyimpangan belanja BUMD selama empat tahun

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan Riau kembali melakukan penahanan terhadap seorang tersangka Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang sedang ditangani, Selasa (23/02/2021).

Adapun tersangka yang diterungku kejaksaan yakni AF (46) yang terlibat dalam perkara Tipikor dugaan penyimpangan dalam kegiatan belanja barang operasional kelistrikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan tahun 2012 sampai 2016.

AF merupakan mantan Kepala Divisi Kelistrikan BUMD Tuah selama periode tersebut.

Tersangka AF dijebloskan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru.

"Kita melakukan penahanan terhadap tersangka AF selama 20 hari kedepan, dalam perkara dugaan penyimpangan belanja kelistrikan BUMD Tuah Sekata," terang Kepala Kejari Pelalawan Nophy Tennophero Suoth SH MH melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Andre SH, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (23/02/2021).

Andre menjelaskan, AF ditahan setelah satu Minggu ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (18/02/2021) pekan lalu.

Bekas pejabat strategis perusahaan plat merah itu terlebih dahulu diperiksa sebagai tersangka dengan didampingi oleh penasehat hukumnya. Setelah lima jam diperiksa, tim Pidsus Kejari Pelalawan memutuskan untuk menahan tersangka AF.

Penahanan dilakukan kejaksaan untuk memudahkan proses penyidikan terhadap dugaan rasuah di tubuh perusahaan milik Pemda Pelalawan ini.

Sekaligus melengkapi berkas perkara untuk melanjutkan proses hukumnya.

"Modus korupsi yang kita temukan, adanya penyimpangan dalam belanja kelistrikan selama lima tahun di BUMD Tuah Sekata," tandas Andre Antonius.

Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved