Breaking News:

Bocah SD Hidupi Ayah Ibu yang Lumpuh, Ayah: Dia yang Urus Makan, Minum dan Bersihkan Kotoran Kami

Benediktus dan Wihelmina hanya bisa berbaring sepanjang hari dan hanya mengandalkan anaknya, Risalianus.

KOMPAS.com/MARKUS MAKUR
Risalianus Aja (12), bocah kelas VI SDI Sopang Rajo, Kampung Kota Tunda, Desa Nanga Meje, Kecamatan Elar Selatan, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, begitu setia merawat ayah dan ibunya yang mengalami lumpuh. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Di usia yang masih belia, Risalanus Aja bocah 12 tahun ini harus mengurus kedua orangtuanya.

Hari-harinya banyak dihabiskan di rumah untuk merawat kedua orangtuanya yang lumpuh.

Ayahnya mengalami lumpuh, sedangkan ibunya tak hanya lumpuh, tetapi juga bisu.

Keluarga Risalianus selama ini tinggal di sebuah rumah kecil di Kampung Kota Tunda, Desa Nanga Meje, Kecamatan Elar Selatan, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Risalianus pun harus merawat dan menghidupi keluarga dengan cara berkebun.

"Dia yang urus makan, minum, dan membersihkan kotoran kami," ungkap sang ayah, Benediktus Poseng dengan mata berkaca-kaca.

Rumahnya hanya berukuran 4x5 meter dan ditinggali tiga orang.

Semua Keluarganya Tewas, Kisah Ayah dan Anak Menikah Hamil dan Melahirkan Anak, Sungguh Tragis

2 Gadis Belia Akhirnya Cerita ke Ibu Kandung Lantaran Sudah Tak Tahan dengan Perbuatan Ayah Tiri 

Viral Azan di Liang Makam Ayah, Alhamdulillah Impian Wahyu untuk Mondok di Pesantren Terwujud

Sementara adik Risalianus tinggal bersama paman di Kampung Pepil yang berada puluhan kilometer dari Kota Tunda.

Sang ayah, Benediktus Poseng terbaring di kamar, yakni di atas pelupuh bambu dan beralas karung berisi kapuk.

Istri Benediktus, Wihelmina Mbi, hanya terbaring di ruang tamu beralaskan beberapa papan.

Halaman
123
Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved