Breaking News:

Kasus Covid-19 di Dumai, Dua Pasien Positif Corona Meninggal Dunia

Ada 2 kasus positif Covid-19 di Dumai yang meninggal dunia. Terjadi juga penambahan 9 kasus positif Covid-19 di Dumai Rabu.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Kasus Covid-19 di Dumai, dua pasien positif corona meninggal dunia 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Terjadi penambahan 9 kasus positif Covid-19 di Dumai Rabu (24/2/2021).

Dua di antaranya, pasien menjalani rawat di rumah sakit dan tujuh lainnya menjalani isolasi mandiri.

Sedangkan sebanyak 13 pasien yang dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 Kota Dumai, dr Syaiful menjelaskan bahwa perkembangan Covid-19 di kota Dumai, masih terjadi.

Bahkan pada Rabu (25/2/2021), ada 2 penambahan kasus meninggal dunia yang ternyata terkonfirmasi positif Covid-19.

Ia menambahkan, ke dua pasien meninggal tersebut yakni Ny M, (61) dan Tn TZ.

Ny M warga Kelurahan Lubuk Gaung, dirawat di rumah sakit pada 13 Februari 2021.

Selanjutnya Tn TZ (56) domisili Kelurahan Rimba Sekampung, dirawat di RS pada 21 Februari dan kemudian meninggal dunia pada 22 Februari 2021 sore di rumah sakit.

"Dengan penambahan dua orang yang meninggal, maka jumlah pasien yang Covid-19 di kota Dumai, berjumlah 48 orang," katanya, kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (25/2/2021).

Ia menambahkan, dengan demikian total akumulasi hingga Rabu mencapai 2778 kasus positif.

Yaitu dengan rincian 2658 orang sembuh, 72 orang dalam perawatan terdiri 54 orang isolasi mandiri, 18 orang rawat di rumah sakit dan 48 orang meninggal dunia.

"Kami dari Pemerintah Kota Dumai melalui Satgas berharap masyarakat tetap dapat beraktifitas dan melakukan kegiatan perekonomian guna menunjang kesejahteraan masyarakat," ‎harapnya.

Syaiful mengaku, agar masyarakat dapat terus beraktifitas dan perekonomian tetap jalan, protokol kesehatan merupakan kewajiban untuk diterapkan.

Dengan menggunakan masker mampu mencegah penularan dan yang paling penting mampu menurunkan angka kematian akibat kasus Covid-19 yang berat.

"Jika seluruh elemen masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, maka penularan covid 19 bisa di meminimalisir dan jumlah kasus dapat ditekan," pungkasnya.

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved