Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Kadiv Pas Kemenkumham Riau Maulidi Hilal Sidak di Lapas Kelas II A Bengkalis

Pihaknya mengatakan kepada Kalapas kalau ada petugas yang pegang handphone akan dihancurkan. Ini tidak bisa ditolerir

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Riau, Maulidi Hilal, Jum'at (26/2) sore. melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Lapas Kelas II A Bengkalis. Tidak main main, kamar para warga binaan satu persatu diperiksa untuk memastikan barang terlarang tidak digunakan di sana.

Selain itu, Sidak tersebut merupakan bentuk komitmen Kakanwil Menkumham Riau memberantas peredaran narkoba dari Lapas dan Rutan. Dihadapan sejumlah wartawan, Kepala Divisi Pemasyarakatan Maulidi Hilal memperlihatkan sejumlah barang bukti sitaan dari penggeledahan hunian warga binaan.

Charger terlihat lebih banyak ditemukan dibandingkan handphone, setidaknya ada 10 buah charger dan 4 unit handphone disita dan langsung dirusak Kadiv. "Kita melakukan operasi penggeledahan di dalam, ada beberapa handphone, peralatan sajam. Ini banyak charger, kalau banyak charger alamat handphone banyak di dalam, " ungkap Hilal didampingi Kepala Lapas Bengkalis Edi Mulyono dan Kepala Rupbasan Ari Suswanto.

Kemudian, barang barang dianggap tajam seperti gunting, pemotongan kuku, paku, alat cukur dan mancis ikut disita. Menurut Hilal itu bisa mengganggu kamtibmas dalam Lapas.

"Hal hal yang dianggap, diduga bisa mengganggu kamtib kami sita, seperti sikat gigi, biasanya harus dipatahkan kalau tidak dibikin runcing jadi sajam. Paku, jepit kuku. Saya juga menggeledah blok, saya langsung tanya, menggeledah petugas blok, pegang handphone atau tidak, ternyata pegang handphone dan saya hancurkan ditempatkan" terangnya.

Pihaknya mengatakan kepada Kalapas kalau ada petugas yang pegang handphone akan dihancurkan. Ini tidak bisa ditolerir.

Sesuai arahan Kakanwil pihaknya sudah komitmen sampai hal yang terkecil. Ia menegaskan, di dalam blok Lapas tidak boleh ada petugas yang membawa handphone, itu merupakan komitmen dalam pemberantasan narkoba.

"Artinya inilah komitmen kami memberantas peredaran narkoba dari lapas dan rutan. Sudah cukup pekak telinga kami sebutan Lapas jadi pengendalian narkoba, " tegas Hilal.

Selain menggeledah kamar warga binaan, Kepala Divisi Pemasyarakatan melakukan tes urine terhadap seluruh pegawai Lapas yang hasil negatif. Selanjutnya mengecek self servis sebagai bentuk pelayanan hak hak warga binaan.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: didik ahmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved