Breaking News:

Karhutla di Kepulauan Meranti

Begini Ancaman Kapolres Bagi Pelaku Karhutla di Kepulauan Meranti,Di Rangsang Hotspot Ada di 7 Desa

Begini ancaman yang dilontarkan Kapolres bagi pelaku Karhutla di Kepulauan Meranti.Di Kecamatan Rangsang saja terpantau hotspot di 7 desa

istimewa
Begini ancaman Kapolres Kepulauan Meranti pada pelaku Karhutla. Foto: Kapolres Kepulauan Meranti bersama tim gabungan melakukan pemadaman di Kecamatan Rangsang, Sabtu (27/2/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - Kapolres Kepulauan Meranti melontarkan ancaman bagi pelaku Karhutla di Kepulauan Meranti.

“Jangan bakar lahan dan hutan jika tidak ingin berurusan dengan pihak berwajib.”

Demikian disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk menyusul semakin banyaknya titik api di sejumlah tempat di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Eko memastikan akan menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Jika memang ditemukan atau ditangkap ada pelaku pembakaran hutan dan lahan, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Adapun titik api yang muncul tersebut diduga akibat masyarakat melakukan pembakaran hutan dan lahan memasuki musim kemarau sekarang.

"Kita tidak main-main soal Karhutla. Siapapun pelakunya bila terbukti membakar hutan dan lahan pada musim kemarau akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," kata Eko Wimpiyanto, Minggu (28/2/2021).

Menurutnya, dampak karhutla sangat merugikan, baik terhadap lingkungan, kesehatan, dan perekonomian.

"Karena itu, jangan coba-coba untuk membakar hutan dan lahan memasuki musim kemarau sekarang ini," pesannya.

Eko Wimpiyanto menjelaskan, pada Sabtu 27 Februari 2021, titik api terpantau di tujuh desa wilayah Pulau Rangsang.

Halaman
1234
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved