Breaking News:

Niat Mulia tapi Caranya Salah, KISAH Bandar Sabu Ingin Berangkatkan Orangtua Naik Haji

saat diwawancarai wartawan menyebutkan, uang yang ia dapat dari penjualan sabu ia sisihkan untuk memberangkatkan orangtuanya berangkat haji.

Net
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Niat SU untuk memberangkatkan haji kedua orangtuanya patut diapresiasi.

Namun cara yang dilakukan SU jelas salah.

SU, bandar sabu asal Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu diringkus jajaran Sat Narkoba, Polres Rejang Lebong pada Kamis (25/2/2021).

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan 125 gram sabu, uang tunai jutaan rupiah, ATM, STNK, dan surat tabungan pegadaian.

SU diringkus polisi berkat informasi dari masyarakat. SU diringkus oleh polisi tanpa melakukan perlawanan.

Kasat Narkoba Polres Rejang Lebong, Iptu Susilo, dalam keterangan persnya, Sabtu (27/2/2021) menyebut, SU terbilang bandar besar di wilayah Polres Rejang Lebong.

Bayi Lahir Berkelamin Ganda, Orangtua: Sampai Saat Ini Kami Belum Tahu Anak Saya Ini Cewek Apa Cowok

KUMPULAN Kata-Kata Gaul Jaman Sekarang di Sosmed: Arti Gelay, Kipak, Arti Saik & Lainnya

"Barang sabu dipasok dari Aceh dan wilayah Provinsi Sumsel," kata Iptu Susilo dalam keterangan persnya.

Selain menjual sabu secara tunai, pelaku juga menerima penjualan sabu dengan cara menggadaikan surat kendaraan bermotor ditukar dengan sabu.

Sementara itu, SU saat diwawancarai wartawan menyebutkan, uang yang ia dapat dari penjualan sabu ia sisihkan untuk memberangkatkan orangtuanya berangkat haji.

Kronologi Millen Cyrus Kembali Ditangkap karena Narkoba, Hasil Test Urine Positif

Akan Dicukupkan Rezeki, Keutamaan Sholat Dhuha 4 Rakaat Serta Bacaan Doa Sholat Dhuha

Millendaru Kembali Ditangkap, Keponakan Ashanty Positif Pakai Benzo

"Disisihkan berangkatkan orangtua untuk haji," jelas SU.

Terkait penjelasan SU, Kasat Narkoba Iptu Susilo mengatakan, polisi belum bisa memastikan apakah tabungan haji milik orangtua tersangka ada berasal dari aliran dana hasil penjualan sabu.

Atas perbuatan rersangka, polisi menjerat SU dengan pasal 114, 112, UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal seumur hidup, minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

Artikel ini telah tayang di Kompas

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved