Breaking News:

Pemkab Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karlahut di Inhu

Titik api di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terus bertambah. Efeknya kabut asap sempat menyelimuti sebagian wilayah Inhu.

istimewa
Petugas KPBD Inhu melakukan pemadaman di lokasi Karhutla di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Inhu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Titik api di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terus bertambah. Efeknya kabut asap sempat menyelimuti sebagian wilayah Inhu.

Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu menetapkan status siaga darurat kebakaran lahan dan hutan (Karlahut).

Penetapan ini dilakukan saat rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pihak terkait di Kabupaten Inhu, Senin (1/3/2021).

Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kabupaten Inhu, Ergusfian S, Sos menerangkan lebih lanjut terkait penetapan status siaga darurat tersebut.

"Hasil rapat menyetujui penetapan status siaga darurat bencana Karlahut di Kabupaten Inhu terhitung mulai tanggal 1 Maret sampai dengan tanggal 31 Oktober 2021," ujarnya.

Seiring dengan penetapan status tersebut, Ergusfian juga menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil dalam upaya penanganan dan antisipasi meluasnya bencana Karlahut di Inhu.

Ergusfian berkata langkah pertama yang akan mereka lakukan adalah meningkatkan koordinasi dengan setia unsur.

"Diharapkan kepada seluruh yang terkait untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan terhadap karhutla, termasuk kepada perusahaan yang ada di Inhu," ujarnya.

Ia mengatakan kepada pihak perusahaan agar selalu melakukan patroli rutin, membersihkan kanal, embung guna menjamin ketersediaan air selalu dan meminta apabila terjadi kebakaran agar ikut serta melakukan pemadaman bersama.

Pada rapat tersebut juga disepakati agar kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, Kemenag untuk turut memberikan imbauan kepada masyarakat baik melalui Masjid, Mushollaa dan tempat ibadah lainnya untuk tidak membakar lahan dan hutan dan mensosialisasikan dampak yang ditimbulkan.

"Kepada camat dan kepala desa diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terutama daerah yang rawan karhutla. Diupayakan ketika terjadi karhutla untuk melakukan pemadaman lebih awal sebelum api membesar," ujarnya.

Saat ini tim gabungan juga masih melakukan pemadaman di dua lokasi Karlahut, yakni di Desa Tanjung Sari, Kuala Cenaku dan Desa Sungai Raya, Kecamatan Rengat. (Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit).

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved