Senin, 11 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pengecatan Metode Hydrographic Kian Diburu, Motif Apa Paling Banyak Diminati Penggemar Modifikasi?

engecatan dengan metode hidrografik di dunia otomotif kian banyak diburu. Setelah karbon, belakangan motif apa yang paling banyak diminati?

Tayang:
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/FERNANDO SIHOMBING
Pengecatan Metode Hydrographic Kian Diburu, Motif Apa Paling Banyak Diminati Penggemar Modifikasi? Foto: Hidrografik panel kayu di interior truk 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pengecatan dengan metode hidrografik di dunia otomotif kian banyak diburu. Setelah karbon, belakangan motif kayu banyak peminat.

Bima, pemilik Hydrographics Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Sidomulyo Barat Kecamatan Tuah Madani (dahulu Kecamatan Tampan), mengungkapkan, motif kayu menjadi primadona untuk interior.

"Motif wood panel memang cocoknya di interior," ungkap Bima, Senin (22/2/2021).

Motif kayu, kata dia, menambah kesan elegan di dalam kabin yang mengandung unsur klasik. Apalagi di dalam kabin yang tergolong mobil mewah.

Bima mengaku banyak menerima permintaan motif kayu dalam kurun beberapa bulan belakangan.

Tak terkecuali mobil tipe Sport Utility Vehicle (SUV).

"Ada banyak jenis dalam motif kayu ini. Bisa disesuaikan dengan selera pemilik mobil," ujar Bima.

Di antaranya, motif rosewood, walnut dan banyak lainnya.

Menurut dia, motif kayu ini banyak tetdapat pada panel-panel mobil keluaran Eropa. Serat pada motifnya lebih halus.

Berbeda dengan mobil-mobil Jepang yang seratnya lebih terlihat.

Teknologi pengecatan dengan media air (water printing) ini, dapat menjawab semua selera.

Itulah sebabnya, hidrografik ini semakin akrab di kalangan pecinta otomotif.

Pengecatan metode hidrografik karbon merah pada cover spion.
Pengecatan metode hidrografik karbon merah pada cover spion. (TRIBUNPEKANBARU/FERNANDO SIHOMBING)

Bima mengatakan, motif kayu memang identik dengan warna cokelat tua dan muda.

Namun, motif kayu dengan warna lain dapat dibuat. Seperti merah, biru dan warna lainnya.

Menurut Bima, motif kayu dapat diaplikasikan di bagian dasbor berikut garis lisnya, panel setir, panel tangan dan panel konsul.

Ukuran panel yang bisa dicat Hydrographic, lebarnya maksimal 1 meter. Sedangkan panjangnya maksimak 1,5 meter. Hampir seukuran satu helai pintu mobil.

Biayanya cukup terjangkau. Pria 24 tahun ini memasang tarif mulai dari Rp. 800.000 untuk mobil kelas menengah ke bawah, hingga Rp. 1,2 juta untuk mobil elit.

Tarif ini dibedakan oleh tingkat kerumitan dan ukuran panel yang akan dihidrografik.

"Setiap mobil mempunyai tingkat kerumitan membongkar panel," kata Bima. Tarif ini untuk satu paket paket pengerjaan.

"Untuk interior, paketnya ada 15 panel yang bisa dihidrografik," katanya.

Tiap panel bisa dibuat dengan kombinasi motif dan warna. Artinya, kelimabelas panel tersebut bisa dibuat beraneka motif kayu, tergantung permintaan.

Panel-panel tersebut dicopot untuk dicelupkan ke dalam media air.

Seperti diketahui, hidrografik adalah metode pengecatan dengan mentransfer partikel cat saat panel dicelupkan ke dalam media air.

Lalu motif pada partikel cat seketika menempel pada permukaan panel.

Kelebihan metode ini, pengecatan mampu mencapai seluruh bidang tiga dimensi yang sulit dijangkau.

Bima menyebutkan, hidrografik dapat diaplikasikan pada bidang bermaterial besi, kayu, fiber dan plastik.

Metode ini tidak dapat diaplikasikan untuk yang berbahan karet. Sebab karet lebih lunak dan cenderung mudah merekah.

Sehingga dapat menyebabkan lapisan cat lekang.

Pengecatan metode hidrografik motif kayu di panel dasbor.
Pengecatan metode hidrografik motif kayu di panel dasbor. (TRIBUNPEKANBARU/FERNANDO SIHOMBING)

Pelek Bermotif Karbon

Pengaplikasian metode hidrografik dapat dilakukan pada pelek. Bima mengatakan, bagian yang berada di eksterior mobil ini umumnya menggunakan motif karbon.

"Ada perlakuan (hidrogtafik) yang khusus untuk pelek," ungkap Bima.

Menurut dia, pelek sering panas. Sehingga cat berisiko dapat memuai. Oleh karena itu, cat dasarnya anti panas.

Yakni, lapisan sebelum ke tahap hidrografik.

Setelah dihidrografik, Bima menganjurkan, membuka ban dilakukan dengan aman. Disarankan dia, tidak manual. Melainkan dengan mesin bukaan ban atau disebut Tyre Changer.

Motif karbon umumnya berwarna hitam dan abu-abu tua. Tetapi dapat dibuat aneka warna. Seperti warna keemasan, biru tua dan lain-lain.

Bima mengatakan, hidrografik untuk satu unit pelek dibanderol Rp. 300.000. "Pelek yang bermotif karbon akan menambah kesan elegan dan gagah," katanya.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved