Breaking News:

Siapa Sebenarnya Aoki Vera? Wanita yang Bela Nurdin Abdullah, Pernah Tolak Ustaz Abdul Somad

Dia lalu menyerang KPK dan menyebut ada "Om Kumis" bermain di balik operasi tangkap tangan ( OTT ) terhadap Nurdin Abdullah.

Editor: Muhammad Ridho
YOUTUBE.COM/AOKI VERA DAN HUMAS SETPROV SULSEL
Kolase foto Aoki Vera dan Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah. Profil, siapa Aoki Vera yang bela Nurdin Abdullah dan sebut 'Om Kumi' di balik OTT KPK? Ternyata. 

Diberitakan Tribun-Timur.com sebelumnya, viral di grup WhatsApp link atau tautan video berjudul "Ada apa dengan KPK..?" yang diunggah di channel YouTube Aoki Vera pada Senin (1/3/2021).

Video viral itu membahas soal Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah yang ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK karena diduga menerima suap atau gratifikasi senilai total Rp 5,4 miliar dari beberapa pengusaha dan kontraktor.

Nurdin Abdullah kini telah menjadi tersangka bersama dengan Sekretaris Dinas PU dan Tata Ruang Sulsel, Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto.

Agung Sucipto adalah penyuap, sedangkan Edy Rahmat adalah perantara suap.

Dari OTT (operasi tangkap tangan) di Makassar, Sulsel, Jumat - Sabtu (26-27/2/2020) malam hingga dini hari, petugas KPK mengamankan barang bukti uang senilai Rp 2 miliar.

Nurdin Abdullah ditangkap di Rujab Gubernur Sulsel, Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Sabtu, pukul 02:00 Wita, saat dia sedang tidur.

"Tentang KPK yang lagi asyik bobo siang tiba-tiba loncat ke Sulsel OTT dengan drama. OTT-nya di mana? Yang ditangkap orang yang lagi tidur. Gitu kan?" kata Aoki Vera Kurniawati, sosok perempuan dalam video.

Aoki Vera menuding penangkapan Nurdin Abdullah adalah drama guna menjatuhkan gubernur usungan PDIP, PKS, dan PAN.

Dia menyebut ada sosok "Om Kumis" di balik drama itu karena Nurdin Abdullah susah diatur dan tidak mau menuruti permintaan.

"Sekarang, Pak Gubernur agak sedikit strength di saat ada permintaan 'taroh ini dong di sini, taroh ini dong di sini, taroh ini dong di sini'. Pak Gub tidak bisa mengiyakan orang tersebut. Akhirnya mau nggak mau, Pak Gubnya yang didepak keluar dengan drama OTT-nya, dimana yang ditangkap orang yang lagi tidur," tutur Aoki Vera.

Dia kemudian membandingkan penggunaan anggaran di Pemprov DKI Jakarta yang tak diusut KPK, padahal menurut dia, ada beberapa yang janggal.

Lalu menyoroti kinerja anggota TGUPP DKI Jakarta, Bambang Widjojanto sekaligus mantan Wakil Ketua KPK.

Bambang Widjojanto disebut telah menerima gaji lebih Rp 1 miliar selama menjadi anggota TGUPP, namun tak jelas kinerjanya.

Aoki Vera mengeritik Bambang Widjojanto setelah menyoroti korupsi di Sulsel saat Nurdin Abdullah ditangkap.

Sepanjang videonya, Aoki Vera banyak memuji Nurdin Abdullah yang dia sebut sedang mengebut pembangunan infrastruktur di Sulsel dan jago bahasa Jepang.

Namun, ada yang tak suka dengan Nurdin Abdullah sehingga dicarikan jalan agar segera lengser, kemudian digantikan oleh wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman.

Dia menyebut ada skenario mengangkat Andi Amran Sulaiman, mantan Menteri Pertanian RI sekaligus kakak kandung Andi Sudirman Sulaiman, menjadi Wapres RI.

Skenario itu menurutnya, dimainkan "Om Kumis".

Entah siapa dimaksud dengan "Om Kumis".

"Jadi siapa pun yang susah disetir Om Kumis harus didepak ceritanya," kata Aoki Vera.

Kata dia lagi, mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok termasuk yang dilengserkan "Om Kumis".

"Om Kumis menyutradarai agar BTP (Ahok) dipenjara," kata dia.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved