Breaking News:

WADUH Bahaya! KPK Telusuri Aliran Uang Korupsi Nurdin Abdullah ke Partai Pengusung

Saat menetapkan Nurdin sebagai tersangka, KPK menyebut Nurdin menerima suap sebesar Rp2 miliar dan gratifikasi sebanyak Rp3,4 miliar. 

Editor: Firmauli Sihaloho
Rudi Salam/tribun timur
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Update kasus korupsi yang menyeret Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

KPK menyebut bakal menelusuri uang korupsi Nurdin Abdullah ke partai.

Sebagaimana diketahui, pasangan Nurdin dan Andi Sudirman Sulaiman diusung oleh PDIP, PKS, dan PAN dalam Pemilihan Kepala Daerah Sulawesi Selatan 2018.

"Lagi di dalami, masih sedang didalami, jadi sejauh ini uang itu kan diterima dari pelaksanaan proyek. Dan belum ditelusuri lebih lanjut uang itu lari ke mana," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2021).

Saat menetapkan Nurdin sebagai tersangka, KPK menyebut Nurdin menerima suap sebesar Rp2 miliar dan gratifikasi sebanyak Rp3,4 miliar. 

Akan tetapi, KPK belum merinci lebih dalam soal penerimaan suap dan gratifikasi tersebut.

Jhoni Marbun Makin Berani Kuliti Demokrat: Kini Bongkar Proses AHY Jadi Ketua Partai: Tanpa Mendaki

HEBOH Selebgram Izinkan Suami Poligami, Siapa Wardah Maulina?

"Biar itu menjadi tugas penyidik untuk mendalami uang itu untuk apa saja, apakah misalnya lari karena biaya kampanyenya sangat besar, dia dapat sponsor dari pengusaha lokal setempat," kata Alex, panggilan Alexander.

Alex mengatakan, tim penyidik akan mendalami sumber dan aliran uang tersebut. 

Termasuk pendalaman adanya dugaan aliran uang tersebut digunakan Nurdin untuk membayar utang untuk kepentingan kampanye pilkada kepada pihak swasta.

"Sehingga merasa punya kewajiban untuk membayar utang itu tadi dengan berikan kontrak proyek kepada rekanan yang mungkin mendukungnya atau tim kampanye yang bersangkutan," kata Alex.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved