Breaking News:

Herman Siswanto, Petani Asal Siak Buka Lahan Tanpa Bakar Jadi Pembicara di Program KLHK

Herman Siswanto, petani hortikultura asal kampung Perawang Barat, Kabupaten Siak, Riau didapuk menjadi pembicara e-learning mitra usaha produktif KLHK

tribunpekanbaru.com
Herman sedang memanen sayur bayam yang ditanamnya sekitar 20 hari lalu, di lahan miliknya di kecamatan Tualang, kabupaten Siak, Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Herman Siswanto (49), petani hortikultura asal kampung Perawang Barat, kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau didapuk menjadi pembicara pada kegiatan e-learning mitra usaha produktif Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa (2/3/2021) kemarin.

Kegiatan itu diselenggarakan bersama Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) dengan tema “Bimbingan Teknis dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Masyarakat di Dalam Kawasan Hutan”.

“Alhamdulillah, kita diundang sebagai pembicara pada kegiatan e-learning dengan materi pelatihan Pengembangan Hortikultura di kawasan hutan secara virtual. Saya menguraikan pengalaman sebagai petani binaan perusahaan PT Arara Abadi APP Sinar Mas,” kata Herman Siswanto kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (3/3/2021).

Herman menjelaskan keterlibatannya dalam kegiatan di tingkat kementrian. Menurut dia, PT Arara Abadi yang merupakan unit usaha Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas sangat mendukung program e-learning Pengembangan Hortikultura yang diinisiasi oleh pemerintah.

Atas Karhultla di Dumai, Sinarmas Kerahkan 2 Helikopter dan Puluhan Petugas Pemadam Kebakaran

Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Terbakar, Satu Unit Heli Water Bombing Dikerahkan ke Lokasi

Sementara dia salah seorang petani Hortikultura binaan PT Arara Abadi yang menuai kesuksesan di tengah pandemi Covid 19.

Herman menjelaskan pendapatan bersih yang diterimanya semakin bertambah hingga saat ini. Hal tersebut berkat mengikuti program Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

“Saya bisa menghasilkan pendapatan bersih per bulan antara Rp 17–18 juta dengan luasan lahan 2,5 Ha,” kata Herman.

Petani peserta program DMPA APP Sinar Mas ini diberikan pendampingan dan bimbingan terkait budidaya hortikultura, pemasaran serta bantuan pembuatan jalan angkutan hasil produksi.

Karena itu, pihaknya sangat terbantu dalam mengembangkan pertanian yang dibuatnya.

Herman menambahkan pengembangan hortikultura harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Hal itu bertujun untuk menjaga lingkungan hutan termasuk penerapan Pembukaan Lahan Tanpa bakar (PLTB).

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved