Breaking News:

Kisruh Jual Beli Lahan Antar Koperasi, 2 Anggota KUD Asal Pelalawan Ditetapkan Tersangka di Siak

Kisruh jual beli lahan antara KUD Tunas Muda Kabupaten Siak dengan KUD Sialang Makmur asal Kabupaten Pelalawan berujung ke kantor polisi.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Internet
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Kisruh jual beli lahan antara Koperasi Unit Desa (KUD) Tunas Muda, kampung Teluk Merbau, kecamatan Dayun, kabupaten Siak dengan KUD Sialang Makmur asal Kabupaten Pelalawan berujung ke kantor polisi.

Dua anggota KUD Sialang Makmur ditetapkan tersangka oleh Polres Siak.

“Kita meminta agar Kejaksaan Negeri Siak segera menerima berkas lengkap tahap II dari Polres Siak agar proses hukum tetap berjalan,” kata Penasehat Hukum KUD Tunas Muda, Dedy Reza, Rabu (3/3/2021).

Menurut Dedy, Kejari Siak mengembalikan berkas kepada Polres Siak karena dianggap belum lengkap. Sementara kliennya berharap agar persoalan hukum terhadap kasus ini berjalan sebagaimana mestinya.

“KUD Tunas Muda Kampung Teluk Merbau, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak kehilangan lahan seluas 122 Ha karena tertipu jual beli lahan dengan koperasi Sialang Makmur asal Pelalawan,”’kata Dedy.

Dedy mengkritisi alasan Kejaksaan mengembalikan berkas tersebut.

Ia menjelaskan, pengembalian berkas itu dengan petunjuk bahwa harus diperiksa semua anggota koperasi.

Ia khawatir ada pihak yang diduga mengganggu proses hukum tersebut, sebab bagi dia tidak perlu semua anggota koperasi yang memeriksanya.

“Meskipun itu kewenangan mutlak kejaksaan, namun kita khawatir jika ada pihak atau oknum yang mengganggu proses hukumnya, sebab tidak mesti semua anggota memeriska berkas tersebut. Sebab koperasi sebagai badan hukum mutlak diwakili pengurus, baik pengurus inti maupun anggota,” kata dia.

Menurut Dedy, perwakilan dari pengurus koperasi itu sudah cukup tanpa harus diperiksa semuanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved