Breaking News:

Mantap Pak Luhut, Gas Terus Pejabat yang Masih Suka Produk Impor ketimbang Produk Lokal

Luhut juga mengharapkan, desa-desa yang ada di Indonesia dikembangkan sebagai objek pariwisata.

TRIBUN MEDAN/MAURITS
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan dalam kunjungan kerja di kawasan Danau Toba selama dua hari, sejak Kamis (11/2/2021) hingga Jumat (12/2/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, masih banyak para pejabat publik yang tidak menggunakan produk buatan Indonesia.

Padahal, menurut Luhut, penggunaan produk dalam negeri ini telah termaktub di dalam program Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).

"Tapi masih banyak pejabat-pejabat kita yang mengabaikan aturan yang sudah ada, harus menggunakan produk-produk dalam negeri, sepanjang itu dibuat di dalam negeri.

Dan itu sudah masuk dalam program LKPP," katanya secara virtual dalam agenda Karya Kreatif Indonesia, Rabu (3/3/2021).

Luhut menyebutkan, jika belanja barang atau belanja modal pemerintah sebesar Rp 1.200 triliun digunakan untuk membeli produk dalam negeri, dipastikan mampu mendorong terciptanya lapangan kerja.

Pro Kontra UU ITE Dihapuskan, Nikita Mirzani Minta Jangan Dihapus: Netizen Nanti Pada Bar-bar

Ketiban Rezeki Saat Jalan di Tepi Pantai, Temukan Bongkahan Berbau, Wanita Ini Bisa Kaya Mendadak

Bak di Indonesia, Warganet Myanmar Geger: Biksu Terseksi & Tertampan di Dunia Diburu Junta Militer

Luhut juga mengharapkan, desa-desa yang ada di Indonesia dikembangkan sebagai objek pariwisata.

"Kita semua berharap banyak desa yang dikembangkan untuk menjadi daerah potensi wisata.

Hal ini diwujudkan tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur, kearifan lokal, dan budaya setempat serta dapat memberikan daya tarik tersendiri.

Dan juga ekonomi masyarakat terus bergerak dan terus tumbuh," katanya.

https://money.kompas.com/read/2021/03/03/103000726/luhut-sindir-pejabat-yang-enggan-gunakan-produk-dalam-negeri

Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved