Breaking News:

Mulai Besok Belajar Tatap Muka Terbatas di Pelalawan, Disdik Minta Orang Tua Langsung Jemput Anak

Besok, Senin (8/03/2021), semua sekolah di Kabupaten Pelalawan Riau akan dibuka kembali untuk melaksanakan belajar tatap muka terbatas.

Istimewa
Aktivitas belajar tatap muka terbatas di SMPN 2 Pangkalan Kerinci beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Besok, Senin (8/03/2021), semua sekolah di Kabupaten Pelalawan Riau akan dibuka kembali untuk melaksanakan belajar tatap muka terbatas.

Keputusan ini sesuai dengan hasil evaluasi yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terhadap pelaksanaan belajar tatap muka terbatas yang telah berlangsung hampir satu bulan.

Disdikbud melibatkan Dinas Kesehatan (Diskes) serta instansi terkait lainnya dalam melakukan evakuasi terhadap belajar tatap muka yang telah dimulai sejak tiga pekan lebih.

Dari pemantauan Disdikbud dan Diskes, belajar di sekolah berjalan lancar dan tidak ada kendala. Seluruh siswa maupun orangtua menyambut baik kebijakan itu setelah hampir satu tahun tidak bersekolah dan mengikuti sistem belajar daring maupun luring.

"Mulai besok semua sekolah akan kembali buka dan siswa akan belajar lagi di sekolah. Tapi tentu dengan sistem belajar yang terbatas seperti yang telah kita terapkan sejak awal," terang Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Disdikbud Pelalawan, Martias M.Pd, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (7/03/2021).

Martias mengungkapkan, sebelumnya sekolah-sekolah ada empat kelurahan yang belum diizinkan belajar tatap muka yakni Kelurahan Kerinci Kota, Kerinci Barat, Kerinci Timur, dan Sorek Satu.

Lantaran statusnya masih zona orange penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Namun setelah statusnya berubah menjadi zona kuning, sekolah-sekolah di keempat kelurahan itu kembali dibuka mulai besok, Senin (8/03/2021).

Ia merincikan, sedikitnya ada 78 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 227 Sekolah Dasar (SD) yang berada di bawah naungan Disdikbud yang akan dibuka.

Belajar tatap muka bagi semua siswa seperti kelas 1 sampai 6 Sekolah Dasar (SD) dan kelas 7 sampai 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di semua sekolah yang ada di 12 kecamatan dan 118 desa serta kelurahan.

Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved