Breaking News:

Nikah Siri Marak di Inhil,Banyak Keluarga Tak Punya Dokumen Kependudukan, Apa Upaya yang Dilakukan?

Nikah siri marak di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau, banyak keluarga tak miliki dokumen kependudukan, apa upaya yang dilakukan?

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Bupati Inhil HM Wardan menyaksikan penandatanganan MoU tentang Sidang Itsbat Nikah Terpadu bersama PA Tembilahan dan Kantor Kemenag Inhil di Tembilahan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Nikah siri marak di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau, banyak keluarga tak miliki dokumen kependudukan, apa upaya yang dilakukan?

Tingginya angka nikah siri di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tentu saja sangat mengkhawatirkan karena ketiadaan legalitas.

Seperti yang diketahui, legalitas tentu sangat diperlukan untuk mendapatkan dokumen kependudukan.

Maraknya fenomena nikah siri di Kabupaten Inhil menjadi penyebab banyaknya keluarga yang tidak memiliki dokumen kewarganegaraan.

Hal ini tentu saja sangat berdampak pada sulitnya pemberian bantuan dan pelayanan kepada masyarakat.

Karena rata-rata nikah siri dilakukan oleh masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Oleh karena itu Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, H Zulaikhah sangat mendukung program itsbat nikah terpadu.

Tujuannya untuk membantu masyarakat mengesahkan pernikahan dimata negara dan hukum.

“Program ini bertujuan mengesahkan perkawinan, memperoleh buku nikah dan dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, kartu keluarga dan lain-lain,” ungkap Zukaikhah.

Ikha sapaan akrabnya, berharap program ini bisa meminimalisir pasangan nikah yang belum punya buku nikah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved