Breaking News:

Beraninya China Peringatkan Joe Biden Soal Taiwan: Desak Ubah Praktik Berbahaya, Sudah Lewat Batas

Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan pemerintahan Joe Biden untuk membatalkan praktik berbahaya yang dilakukan Donald Trump

Tasnim News Agency
ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - China sangat tegas soal Taiwan.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan pemerintahan Joe Biden untuk membatalkan praktik berbahaya yang dilakukan mantan Presiden Donald Trump dalam menunjukkan dukungan AS untuk Taiwan.

Taiwan merupakan pulau yang diklaim oleh Beijing sebagai wilayahnya sendiri.

"Klaim atas Taiwan, yang terpecah dengan daratan pada tahun 1949, adalah garis merah yang tidak dapat diatasi," kata Wang Yi pada konferensi pers selama pertemuan tahunan badan legislatif seremonial China seperti yang dikutip AP.

Amerika Serikat tidak memiliki hubungan resmi dengan Taiwan tetapi memiliki hubungan informal yang luas.

Trump membuat marah Beijing dengan mengirimkan salah satu menterinya untuk mengunjungi Taiwan dengan tujuan menunjukkan dukungan.

"Pemerintah China tidak memiliki ruang untuk kompromi. Kami mendesak pemerintah AS yang baru untuk sepenuhnya memahami sensitivitas tinggi dari masalah Taiwan dan sepenuhnya mengubah praktik berbahaya pemerintahan sebelumnya yang 'melewati batas' dan 'bermain api',” katanya.

Melansir AP, Presiden Joe Biden mengatakan dia menginginkan hubungan yang lebih baik dengan Beijing tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda akan melunakkan langkah-langkah konfrontatif Trump pada perdagangan, teknologi, dan hak asasi manusia.

Survei menunjukkan sikap publik Amerika semakin negatif terhadap China, yang dipandang sebagai pesaing ekonomi dan strategis.

Wang tidak memberikan indikasi bagaimana Beijing akan bereaksi jika Biden tidak mengubah arah, tetapi Partai Komunis yang berkuasa mengancam akan menyerang jika Taiwan menyatakan kemerdekaan resmi atau menunda pembicaraan untuk bersatu dengan China daratan.

Halaman
12
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved