Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Video Berita

VIDEO: Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis Capai 120 Hektar

Dari pantauan udara, karhutla yang terjadi di Desa Palkun dan Kelemantan Barat, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, riau, cukup luas.

Editor: jefri irwan

TRIBUNPEKANBARU.com - Luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Bengkalis, Riau, sejak Januari 2021 semakin meluas, mencapai 120 hektar.

Kondisi kering dan angin kencang menjadi kendala bagi tim satgas dalam melakukan upaya pemadaman karhutla.

Dari pantauan udara, karhutla yang terjadi di Desa Palkun dan Kelemantan Barat, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, riau, cukup luas. Asap hasil karhutla membumbung tinggi kelangit.

Tim satgas karhutla yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD Bengkalis, Manggala Agni, Tim Pemadam, Satpol PP dan masyarakat peduli api, melakukan upaya pemadaman melalui darat.

Di wilayah Desa Palkun, luas karhutla mencapai 20 hektar lebih. Lahan tersebut merupakan milik masyarakat yang tidak dikelola dengan baik.

Kondisi gambut, cuaca panas, dan tiupan angin yang kencang, menjadi kendala bagi tim satgas saat memadamkan karhutla.

Karhutla di wilah tersebut juga sudah menjalar ke kebun sagu dan sawit milik masyarakat.

Sejak awal Januari 2021, BPBD Bengkalis mencatat total ada 120 hektar lebih luas hutan dan lahan yang terbakar di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Sejak awal Januari hingga Maret 2021, karhutla di Riau sudah mencapai 657 hektar yang terjadi di 10 dari 12 kabupaten dan kota di Riau.

Tim satgas karhutla Riau melakukan upaya pemadaman melalui darat dan udara.

Untuk pemadaman melalui udara, tim satgas dibantu dengan satu heli water bombing dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Mulai Berkurang

Tim satuan tugas (Satgas) penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau merasa lega setelah sebagian besar titik api sudah padam.

Selain dari kerja keras tim yang berjibaku siang dan malam, titik api karhutla juga padam berkat hujan turun sejak, Minggu (7/3/2021).

"Alhamdulillah, hampir semua titik api karhutla di wilayah Riau sudah padam. Seperti di Kabupaten Bengkalis, Pelalawan, Kota Dumai, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, itu sudah padam berkat diguyur hujan dan kerja keras tim satgas," ucap Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Senin (8/3/2021).

Namun, dia menyebutkan, saat ini masih ada satu titik api karhutla di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak.

Malam Hari ini, tim gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api (MPA) berupaya memadamkan api.

"Kondisi saat ini api di permukaan sudah berhasil dipadamkan. Tinggal pendinginan titik asap. Upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan untuk mempertahankan Riau bebas asap karhutla," kata Agung.

Karhutla di Riau landa 12 kabupaten dan kota, bahaya kabut asap mengintai Kabut asap akibat karhutla memang nyaris terulang di Provinsi Riau.

Petugas kepolisian memadamkan titik api karhutla di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Riau, Senin (8/3/2021).
Petugas kepolisian memadamkan titik api karhutla di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Riau, Senin (8/3/2021). (Dok. Polda Riau)

Pasalnya, dalam dua pekan terakhir, karhutla terjadi hampir di 12 kabupaten dan kota.

Di antaranya, di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, kebakaran sangat parah yang mengeluarkan asap.

Begitu juga di kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil di Kabupaten Bengkalis, luas hutan yang terbakar mencapai 100 hektar.

Lalu, di Kabupaten Pelalawan, penanggulangan bencana akibat ulah manusia hampir berlangsung selama satu bulan.

Petugas kewalahan memadamkan api, karena hampir semua hutan dan lahan yang terbakar merupakan tanah gambut.

Di beberapa lokasi tim juga kesulitan mendapatkan sumber air, diadang asap dan angin kencang. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah petugas kewalahan,Karhutla di Riau Akhirnya Padam Diguyur Hujan" - Karhutla di Bengkalis Riau Meluas Capai 120 Hektar

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved