Breaking News:

Bus Jatuh di Sumedang, Bupati Ungkap Tanjakan Cae yang Rawan

Sebelum masuk jurang, bus rombongan menempuh perjalanan pulang dari arah Tasikmalaya menuju Subang via Wado, Sumedang.

KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH
Bus peziarah asal Subang terjun ke jurang Tanjakan Cae, Wado, Sumedang, Jawa Barat, Rabu malam. Dok. Warga/KOMPAS.com 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Update kabar terbaru dari kecelakaan di Sumedang.

Dimana, bus jatuh di sekitar tanjakan cae, Sumedang.

Menurut Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir lokasi kecelakaan bus masuk jurang yakni di di Tanjakan Cae.

Tanjakan ini berada di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Dia mengakui tanjakan cae memang rawan kecelakaan.

Bus tersebut berisi rombongan peserta ziarah dan tur siswa SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang masuk ke jurang sedalam lebih dari 5 meter pada Rabu (10/3/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.

Data yang didapat Dony, ada 22 orang meninggal dan 37 selamat. Sementara 6 korban masih terjepit si bus. Rombongan bus terdiri orang dewasa dan anak-anak.

"Kami masih kroscek datanya, kami minta waktu, terutama untuk nama korban. Info sementara mayoritas korban warga Subang, tapi ada juga warga Sumedang, guru di sana," lanjut Dony dalam wawancara Live di KompasTV, Rabu malam.

Ia mengatakan, rombongan bus peziarah SMP asal Subang itu baru pulang dari ziarah ke Pamijahan Tasikmalaya melewati Sumedang.

Baca juga: UPDATE Bus Jatuh di Sumedang: Jenazah Langsung di Bawa Pulang ke Subang

Baca juga: Istri Sudah Vaksin,Pak Camat Ini Malah Terpapar Corona dan Harus Isolasi Mandiri, Kantornya Lockdown

"Iya memang di sana sering terjadi kecelakaan, di sana memang harus hati-hati. Jalan ini jalan provinsi tapi kami tetap sediakan lampu PJU-nya, marka jalan, dan sebagainya. Ini jadi perhatian kami secepatnya," katanya.

"Sebenarnya kemarin TNI-Polri dan pihak kecamatan sudah membersihkan ada longsoran, sudah kami atasi sejak kejadian sebelumnya. Tapi terjadi lagi (kecelakaan) di tempat itu lagi, memang harus ada penanganan dan tindakan di Tanjakan Cae ini."

Sebelumnya, Kepala Subbagian Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana mengatakan, berdasarkan keterangan korban selamat, total rombongan dalam bus sebanyak 59 orang.

Rombongan dalam bus asal Cisalak, Subang ini sebelumnya melakukan ziarah ke Pamijahan, Kabupaten Tasikmalaya.

Baca juga: Tepis Isu Vaksin Covid-19 Sinovac China Tak Dipakai di Tiongkok, Dubes RI Lakukan Hal Tak Biasa

Baca juga: Kecalakan Maut Bus Rombongan Ziarah, Sampai Saat Ini Sudah 20 Orang Tewas, 3 Selamat dari 59 orang

Sebelum masuk jurang, bus rombongan menempuh perjalanan pulang dari arah Tasikmalaya menuju Subang via Wado, Sumedang.

"Rombongan peziarah pulang dari Pamijahan Tasikmalaya via Wado Sumedang," ujar Dedi kepada Kompas.com, Rabu malam.

https://regional.kompas.com/read/2021/03/10/235647678/bupati-sumedang-tanjakan-cae-lokasi-bus-masuk-jurang-memang-rawan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved