Breaking News:

Pelalawan

Dalami Kasus Tipikor BUMD Tuah Sekata, Kejari Pelalawan Periksa 8 Saksi Untuk Tersangka AF

Delapan saksi yang dipanggil dan diperiksa penyidik untuk untuk tersangka AF (45) yang merupakan mantan Kepala Divisi Kelistrikan BUMD Tuah 2012-2016.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Kantor BUMD Tuah Sekata yang terletak di Jalan Lintas Timur Kota Pangkalan Kerinci. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan Riau terus mendalami kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata Pelalawan tahun 2012 sampai 2016.

Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pelalawan kembali memanggil para saksi untuk diperiksa dan diminta keterangan.

Dalam pekan ini beberapa saksi diminta hadir untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan berkas-berkas yang berkaitan dengan perkara korupsi operasional dan belanja kelistrikan BUMD Tuah Sekata Pelalawan.

"Ada delapan saksi yang dipanggil dan diperiksa kembali oleh penyidik dalam pekan ini," ungkap Kajari Pelalawan, Silpia Rosalina SH MH melalui Kasi Intelijen Sumriadi SH MH, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (11/03/2021).

Baca juga: Pidato Perdana Bupati Pelalawan Terpilih Zukri Misran, Bahas Soal ini

Baca juga: Macet Panjang di Jalintim Desa Palas Pelalawan Sudah Terurai, Limbah yang Tercecer Telah Dibersihkan

Sumriadi menerangkan, delapan saksi yang dimintai keterangan untuk tersangka AF (45) yang merupakan mantan Kepala Divisi Kelistrikan BUMD Tuah selama tahun 2012-2016.

Tersangka AF telah ditahan penyidik sejak dua pekan lalu di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru.

Perkara ini menimbulkan kerugian negara hingga Rp 3,8 Miliar berdasarkan pemeriksaan ahli.

"Ini untuk melengkapi berkas perkara tersangka AF yang saat ini sudah ditahan sejak dua pekan lalu," tambah Sumriadi.

Adapun delapan saksi yang diperiksa penyidik berasal dari pegawai maupun mantan pejabat BUMD selama periode tersebut.

Baca juga: Tetap Siaga, Karhutla di Pelalawan Dipastikan Tuntas, Masih Dilakukan Ini Terhadap Lahan Terbakar

Baca juga: Tambah 1 Orang, Sudah 21 Warga Pelalawan Meninggal Akibat Covid-19 Kasus Aktif Corona Capai 48 Orang

Kemudian dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan yang berkaitan dengan BUMD.

Selain itu, pihak toko penyedia alat-alat kelistrikan yang menjadi tempat berbelanja BUMD.

Disinggung terkait janji penambahan tersangka baru, Sumriadi menyebutkan penyidik telah memiliki konstruksi kasus tersebut dalam proses penyidikan.

Hal itu terus didalami dan tidak menutup kemungkinan akan segera ditetapkan tersangka selain AF.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan Riau kembali melakukan penahanan terhadap seorang tersangka Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang sedang ditangani, Selasa (23/02/2021).
Mantan Kepala Divisi Kelistrikan BUMD Tuah Sekata Pelalawan, AF (45) saat ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Pelalawan beberapa waktu lalu. (tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung))

Hal itu akan diekspos kembali jika waktunya sudah tepat.

"Penyidik sudah memiliki konsep dan kerangka tersendiri dalam kasus ini. Tentu dibutuhkan dua alat bukti. Kita tunggu waktu yang tepat nanti," tandasnya. (tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Foto: Mantan Kepala Divisi Kelistrikan BUMD Tuah Sekata Pelalawan, AF (45) saat ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Pelalawan beberapa waktu lalu. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved