Breaking News:

Karhutla di Riau

Karhutla di Riau, Proses Hujan Buatan di Riau Mulai Dilakukan, 800 Kilogram Garam Disemai

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) mulai dilaksanakan di Provinsi Riau, Kamis (11/3/2021).

DOKUMENTASI TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Ilustrasi proses semai garam Hujan Buatan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) mulai dilaksanakan di Provinsi Riau, Kamis (11/3/2021).

Sebanyak 800 kilogram garam sudah disemai di awak yang potensial terjadi hujan. Penyemaian garam dilakukan menggunakan Pesawat Casa 212-A2103 milik TNI AU. 

Pada tahap awal TMC dilakukan di wilayah Siak dan Bengkalis. Sebab dilokasi tersebut banyak ditemukan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Sehingga dibutuhkan hujan buatan untuk membantu proses pemadaman kebakaran lahan di wilayah tersebut.

"Hari ini dilaksanakan penyemaian garan diwilayah pesisir, di sekitaran bengkalis dan Siak. Kemarin juga sudah dilakukan penyemaian. Artinya sudah dua hari ini TMC dilakukan di Riau," kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Jim Ghafur, Kamis (11/3/2021).

Pesawat Casa 212 tiba di Pekanbaru, Selasa (9/3/2021) sekitar pukul 15.00 WIB. Pesawat diterbangkan oleh Kapten Pnb Yohannes Gesstha Aditya Laksana dari Skuadron Udara 4.

Sebelumnya, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta kepada pihak pemerintah kabupaten dan kota untuk ikut menyediakan alat pemadam kebakaran hutan dan lahan.

Pasalnya, saat ini jumlah alat pemadam Karhutla di Riau terbatas.

"Berdasarkan laporan dari Pak Kapolda, bahwa tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, manggala agni dan BPBD kekurangan alat pemadam Karhutla saat melakukan kegiatan pemadaman di lokasi Karhutla. Untuk itu, kami minta pemerintah kabupaten dan kota itu menyediakan alat itu," kata Gubri. 

Alat pemadam Karhutla yang saat ini dibutuhkan di daerah daerah yakni  pompa air berbentuk portabel. Sehingga mudah dibawa ke lokasi Karhutla untuk memudahkan proses pemadaman.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved