Breaking News:

Satgas Kebakaran Lahan di Pekanbaru Sudah Dibentuk, DPRD Pekanbaru Respon Begini

Meski sudah diwanti-wanti sejak awal, namun kasus kebakaran lahan tetap saja terjadi di Kota Pekanbaru.

Penulis: Fernando | Editor: Ariestia

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meski sudah diwanti-wanti sejak awal, namun kasus kebakaran lahan tetap saja terjadi di Kota Pekanbaru.

Hingga awal Maret kemarin, sudah lebih 7 kejadian kebakaran lahan di Kota Pekanbaru. Total luas lahan yang terbakar mencapai 4,6 hektar.

Kondisi ini kembali diingatkan kalangan DPRD Pekanbaru. Bahkan Anggota Fraksi PDI-P DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd mengapresiasi bahwa kini di Kelurahan yang rawan kasus kebakaran lahan, sudah dibentuk Satgas Kebakaran Lahan, dengan nama Kelurahan Tangguh Bencana.

"Dari data yang kita peroleh, daerah yang rawan kebakaran lahan itu seperti Bina Widya (Tampan), Payung Sekaki. Kami minta ditambah lagi antisipasinya," kata Ruslan Tarigan, Kamis (11/3/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Anggota Fraksi PDI-P DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH
Ruslan Tarigan SPd MH (Istimewa)

Politisi senior ini juga mengharapkan, BPBD Pekanbaru dan Satgas tidak bisa bersantai menghadapi cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini, di Kota Pekanbaru.

"Kita minta juga jangan bosan-bosan melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat, agar tidak membakar lahan, berikan edukasi langsung," sarannya.

Terhadap kondisi yang saat ini mulai munculnya kabut asap, dimintanya juga harus waspada dan antisipasi. Dia juga minta kepada Kepolisian, untuk menindak tegas para pelaku pembakar lahan ini. Baik itu perorangan maupun korporasi. Berikan efek jera.

Sejauh ini, DPRD secara lembaga memberikan apresiasi kepada Kapolda Riau dan jajaran, yang secara aktif turun langsung mengatasi persoalan lahan terbakar. Bahkan selama kepemimpinannya dua tahun terakhir ini di Riau, minim musibah kabut asap.

"Kita apresiasi kepada seluruh satgas karhutla Riau, TNI-Polri, yang secara bergotongroyong menjaga kawasan untuk tidak terbakar," katanya.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru Zarman Candra, menegaskan, pihaknya sekarang memang memaksimalkan pemberdayaan Kelurahan Tangguh Bencana yang sudah dibentuk.

Sedikitnya ada sekitar 400 personil di Tim Kelurahan Tangguh Bencana ini, untuk bekerja di enam kelurahan dari empat kecamatan yang rawan. Kecamatan Bina Widya/Tampan, Tenayan Raya, Rumbai dan Payung Sekaki. Sementara untuk kelurahannya, Kelurahan Tobek Godang, Palas, Sri Meranti, Industri Tenayan, Tirta Siak dan Kelurahan Bandar Raya.

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk saling mendukung mengatasi kebakaran lahan ini. Jangan sampai kita mengalami kabut asap lagi," harapnya. (Tribunpekanbaru.com /Syafruddin Mirohi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved