Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Polsek Bantan Optimis Bisa Padamkan Api Desa Teluk Lancar, Setelah Akses jalan Terbuka

Pemadaman di lokasi sudah memasuki hari ketiga, petugas gabungan berhasil menjangkau kepala api setelah dua hari membuka jalan menuju titik api.

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Bantan tepatnya di Desa Teluk Lancar terus meluas namun Polsek Bantan optimis bisa padamkan api.

Dari data Pusdatin BPBD Bengkalis luas lahan sudah mencapai sepuluh hektare.

Meskipun demikian Kapolsek dan personil Polsek Bantan optimis api bisa dipadamkan.

Pemadaman di lokasi sudah memasuki hari ketiga, petugas gabungan berhasil menjangkau kepala api setelah dua hari membuka jalan menuju titik api.

Hal ini diungkap Kapolsek Bantan AKP Zulmar kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (12/3) siang.
Menurut dia saat diketahui pertama kali api muncul di daerah Desa Teluk Lancar sama sekali tidak ada akses masuk menuju titik api.

Petugas dari Polsek Bantan melakukan Pemadaman api yang sudah memasuki hari ketiga, petugas gabungan berhasil menjangkau kepala api setelah dua hari membuka jalan menuju titik api, Jumat (12/3/2021)
Petugas dari Polsek Bantan melakukan Pemadaman api yang sudah memasuki hari ketiga, petugas gabungan berhasil menjangkau kepala api setelah dua hari membuka jalan menuju titik api, Jumat (12/3/2021) (tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

"Dua hari lalu kita kesulitan mencapai lokasi kepala api. Namun dengan bantuan alat berat hari ini sudah ada akses jalan ke lokasi," terang Zulmar.

Menurut dia, untuk mencapai ke lokasi dari jalan desa untuk sampai ke lokasi pihaknya harus berjalan kaki bersama personil sekitar tiga setengah kilometer.

Dengan memikul selang dan peralatan pemadaman lainnya.

Baca juga: VIDEO Ratusan Kubur Dibongkar setelah Hasil Swab Negatif Covid-19, Penggali: Plastiknya Kami Buka

Baca juga: Alamak, Sebanyak 443 Nakes di Riau Positif Covid-19, Kadiskes Riau Sampaikan Fakta Ini 

Baca juga: VIDEO: 16 Orang Mandi Bersama Tanpa Busana di Tengah Kebun Sawit, Diduga Aliran Sesat Hakekok

Sesampai di lokasi pihaknya bersama personil harus membuat embung terlebih dahulu untuk sumber air penyemprotan memadamkan api.

Embung sebanyak mungkin yang dibuat petugas dengan jarak sekitar lima puluh meter dari kepala api.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: jefri irwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved