Breaking News:

Karhutla di Pelalawan

Jarak Tempuh Jauh, Api di Kuala Kampar Belum Padam, Sudah 3 Hari Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Karhutla di Pelalawan tepatnya di Kecamatan Kuala Kampar belum bisa teratasi. Sudah tiga hari tim gabungan berjibaku dengan api Karhutla yang muncul

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Petugas gabungan melakukan pemadaman api Karhutla di Desa Sokoi dan Desa Teluk Beringin Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan, Sabtu (13/3/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUALA KAMPAR - Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Pelalawan tepatnya di Kecamatan Kuala Kampar belum bisa teratasi.

Sudah tiga hari tim gabungan berjibaku dengan api Karhutla yang muncul sejak pekan lalu.

Karhutla di kecamatan terluar Pelalawan ini tersebar di dua desa yakni Desa Sokoi dan Desa Teluk Bakau.

Titik api muncul beberapa lokasi yang tidak berjauhan hingga sulit dipadamkan. Namun Karhutla yang paling besar berada di Desa Sokoi yang menjadi fokus pemadaman.

"Sampai saat ini anggota masih fokus di Desa Sokoi. Karhutla disitu lebih besar dan sulit dipadamkan. Sudah tiga hari anggota di lokasi," terang Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Abu Bakar FE kepada Tribunpekanbaru.com Minggu (14/3/2021).

Abu Bakar menjelaskan, adapun tim gabungan yang melakukan pemadaman di Desa Sokoi yakni TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan masyarakat.

Sedangkan tim lain masih melakukan pemadaman di Desa Teluk Bakau yang ditangani tim rayon kecamatan dan Polsek setempat, serta masyarakat sekitar.

Petugas gabungan melakukan pemadaman api Karhutla di Desa Sokoi dan Desa Teluk Beringin Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan, Sabtu (13/3/2021).
Petugas gabungan melakukan pemadaman api Karhutla di Desa Sokoi dan Desa Teluk Beringin Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan, Sabtu (13/3/2021). (istimewa)

Petugas gabungan menggunakan peralatan penyedot air dan selang penyemprot.

Kendala yang dihadapi petugas di lokasi yakni jarak tempuh yang jauh membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke lokasi Karhutla.

Kemudian arah angin yang berubah-ubah membuat api sulit untuk dipadamkan dan bisa mengancam nyawa para personil.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved