Breaking News:

Pergi Pesta Foto Bareng Tak Pakai Masker,Indra Yovi Sebut Hal Ini Penyebab Penyebaran Covid di Riau

Indra Yovi mengungkapkan, peningkatan jumlah kasus itu disebabkan dua faktor, pertama efek berpergian dan kedua efek pesta pernikahan

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
Tangkapan Layar Youtube Diskominfotik Provinsi Riau
Foto: Juru Bicara Covid-19 Riau, dr Indra Yovi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pandemi Covid-19 di Riau hingga saat ini masih belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Bahkan setiap hari selalu ada penambahan. Meskipun angkanya fluktuatif, kadang di bawah 100 kasus positif, namun tidak jarang berada di atas kasus.

Begitu juga dengan kasus pasien meninggal dunia akibat Covid-19.

Setiap hari selalu saja ada kabar duka pasien Covid-19 yang meninggal dunia akibat virus dari Cina ini.

Meski saat ini sudah ada vaksin, namun Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Riau meminta pemerintah kabupaten/kota untuk tidak mengendorkan protokol kesehatan (prokes) di wilayahnya.

Terlebih dalam dua pekan terakhir ini kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau mengalami peningkatan dari sebelumnya.

"Kami minta pemerintah daerah jangan kendorkan protokol kesehatan. Tetap jalankan razia tim yustisi, dan kantor-kantor tetap jaga jarak,”kata Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, Minggu (14/3/2021).

“ Karena dalam dua minggu terakhir kasus di Riau mengalami peningkatan sedikit, meskipun peningkatannya tidak signifikan,"imbuhnya.

Yovi mengungkapkan, peningkatan jumlah kasus itu disebabkan dua faktor, pertama efek berpergian dan kedua efek pesta pernikahan.

"Kalau nongkrong di kedai kopi, tapi protokol kesehatannya dijaga itu aman, seperti jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan. Tapi yang susah itu dipernikahan," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved