Breaking News:

Karhutla di Pelalawan

Sesak Nafas Terjebak di Kabut Asap,Naik Speed 2 Jam Jalan ke Lokasi,Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Selain nafas sesak, jarak pandang sangat minim karena dikepung asap, mata perih, dada sakit karena sulit bernafas. Itu yang dirasakan tim pemadam

istimewa
Tim sempat terjebak asap tebal di lokasi Karhutla saat memadamkan api di Kecamatan Kuala Kampar pada Sabtu (13/3/2021) lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Bagaimana rasanya terjebak dalam kabut asap hingga terasa tercekik kehabisan oksigen.

Hal itulah yang dirasakan tim pemadaman Karhutla Pelalawan tepatnya di kecamatan kuala Kampar.

Selain nafas sesak, jarak pandang sangat minim karena dikepung asap, mata perih, dada sakit karena sulit bernafas.

Tentu hal ini mengancam keselamatan dan nyawa para personil di lapangan.

Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan Riau terus diupayakan oleh tim gabungan hingga Minggu (14/3/2021).

Titik api muncul di dua desa yakni Desa Sokoi dan Tanjung Beringin sejak empat hari yang lalu.

Karhutla di Tanjung Beringin terus bertambah menjadi empat titik dengan lokasi yang berbeda namun jaraknya tidak jauh.

Tim Rayon kecamatan Kuala Kampar berserta polsek dan masyarakat setempat mengatasi Karhutla tersebut.

Sedangkan Karhutla yang terdeteksi di Sungai Solok cukup besar yang belum berhasil dipadamkan sejak tiga hari.

Tim gabungan yang dikirim dari Pangkalan Kerinci masih berjibaku di lokasi, terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Tim sempat terjebak asap tebal di lokasi Karhutla saat memadamkan api di Kecamatan Kuala Kampar pada Sabtu (13/3/2021) lalu.
Tim sempat terjebak asap tebal di lokasi Karhutla saat memadamkan api di Kecamatan Kuala Kampar pada Sabtu (13/3/2021) lalu. (istimewa)
Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved