Breaking News:

Warning! Pekanbaru Rawan Narkoba,Segini Kasus Selama Ops Antik 2021,Ini Motifnya Kata Kapolda Riau

Terbukti, tersangka paling banyak diamankan dalam Ops Antik Lancang Kuning 2021 di wilayah Mapolda Riau kebanyakan di Kota Pekanbaru

Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/DODI VLADIMIR
Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam memberikan keterangan kepada wartawan saat ekspos hasil penangkapan Operasi Antik Lancang Kuning 2021 di Mapolda Riau, Minggu (14/3/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Kota Pekanbaru ternyata paling rawan peredaran narkoba di Provinsi Riau.

Terbukti, tersangka paling banyak diamankan dalam Ops Antik Lancang Kuning 2021 di wilayah Mapolda Riau kebanyakan di Kota Pekanbaru.

Aparat kepolisian mengamankan 101 orang tersangka narkoba.

Mereka diamankan di wilayah Tampan dan Senapelan. Kedua wilayah ini merupakan wilayah yang rawan peredaran narkoba.

Ada juga di Bukit Raya, Rumbai Pesisir dan Pekanbaru Kota.

"Paling banyak kita amankan tersangka di Kota Pekanbaru," terang Kapolda Riau, Irjen Pol Agus Setya Imam Efendi dalam konfrensi pers di Mapolda Riau, Minggu (14/3/2021).

Menurutnya, para tersangka kebanyakan terjebak dalam bisnis peredaran narkoba karena motif ekonomi.

Mereka di antarnya rela menjadi pengedar, kurir hingga bandar.

Para tersangka menyelundupkan narkoba melewati jalur laut agar bisa masuk ke wilayah Riau.

Kondisi ini karena Riau menjadi wilayah transit dan peredaran narkoba.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved