Breaking News:

Karhutla di Riau 2021

Syamsuar Mencak-mencak: Pemantauan dan Pengawasan Karhutla di Riau Harus Sampai Tingkat Bawah 

Pemantuan dan pengawasan Karhutla di Riau harus sampai ke tingkat paling bawah, libatkan Babinsa, Babinkamtimas dan kepala Desa dalam penanganan

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Syamsuar Mencak-mencak: Pemantuan dan Pengawasan Karhutla di Riau Harus Sampai Tingkat Paling Bawah  

Api melalap lahan kosong dan kebun kelapa milik masyarakat sejak tepatnya di Parit Kelalawar.

Si jago merah terpantau sejak tiga hari yang lalu dan mengeluarkan asap tebal yang menghalangi operasi pemadaman.

Alhasil pandangan personil terhambat dalam menyirami titik api.

Ditambah lagi kondisi lahan yang terbakar merupakan tanah gambut yang cukup dalam.

Untuk menjinakkan api dan menghilangkan asap di lahan gambut membutuhkan upaya yang maksimal.

Bahkan areal lahan harus terendam dan basah untuk memastikan bara api tidak ada lagi di dalam tanah.

"Alhamdulillah sumber air banyak dan lokasinya dekat.

Hanya saja asap tebal yang menghalangi kita di lapangan," tukasnya.

Tim gabungan masih fokus untuk melokalisir api agar tidak merembet terlalu luas dan melanjutkan pendinginan.

Belum diketahui luas lahan yang telah gosong dilalap api.

Pemprov Riau Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla di Riau

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar apel kesiapsiagaan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau pada Selasa (16/3/2021).

Apel tentang Karhutla di Riau itu dilaksanakan di halaman kantor Gubernur Riau ini langsung dipimpin oleh Gubernur Riau Syamsuar .

Apel terkait Karhutla di Riau kali ini selain diikuti oleh unsur Forkopimda Riau juga diikuti oleh seluruh bupati dan walikota, dandim, kapolres, kepala BPBD dan pimpinan perguruan tinggi  se provinsi Riau.

Selain itu, sejumlah perusahaan juga ikut dalam apel kesiapsiagaan penanganan Karhutla di Riau .

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan, apel ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan satgas penanggulangan Karhutla.

Baik dari sisi personil maupun dari sisi peralatan untuk pemadaman Karhutla di Riau .

"Semua kita lakukan guna mempertahankan Riau bebas asap di tahun 2021 ini," kata Gubri Syamsuar .

Tujuh Daerah Siaga Darurat Karhutla di Riau

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar disela apel kesiapsiagaan penanganan karhutla di Riau mengungkapkan, saat sejumlah wilayah di Riau sudah dilanda kebakaran lahan.

Daerah yang mengalami Karhutal di Riau diantaranya adalah Dumai, Bengkalis, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Kepulauan Meranti dan Siak, Pekanbaru serta Kabupaten Kampar. 

"Sampai tanggal 12 Maret 2021 ini total luas lahan yang terbakar dalam Karhutla di Riau sudah mencapai 657,71 hektare dengan jumlah hotspot sebanyak 215 titik," kata Gubri Syamsuar di halaman kantor Gubernur Riau, Selasa (16/3/2021).

Gubri Syamsuar mengungkapkan, sejauh ini sudah ada tujuh kabupaten/kota di Riau sampai hari ini juga sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla di Riau .

Begitu juga dengan Riau sudah menetapkan siaga darurat Karhutla di Riau terhitung mulai tanggal 15 Februari sampai 31 Oktober 2021 mendatang.  

"Dengan ditetapkannya status tersebut maka seluruh kabupaten kota, instasi terkait dan dunia usaha dan seluruh pihaknya agar dapat menggerakkan sumber daya dan kemampuan untuk melakukan penanganan Karhutla di Riau," kata Gubri Syamsuar .

Selain itu, Gubri Syamsuar juga meminta dukungan dari pemerintah pusat, melalui BNPB, KLHK dan BPPT untuk ikut membantu penanganan Karhutla di Riau.  

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar apel kesiapsiagaan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Riau, Selasa (16/3/2021).

Apel yang dilaksanakan di halaman kantor Gubernur  Riau ini langsung dipimpin oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.

Apel kali ini selain diikuti oleh unsur Forkopimda Riau juga diikuti oleh seluruh bupati dan walikota, dandim, kapolres, kepala BPBD dan pimpinan perguruan tinggi  se provinsi Riau.

Selain itu, sejumlah perusahaan juga ikut dalam apel kesiapsiagaan penanganan Karhutla ini.

Pada kesempatan tersebut, Gubri Syamsuar menyampaikan, apel ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan satgas penanggulangan Karhutla.

Baik dari sisi personil maupun dari sisi peralatan untuk pemadaman Karhutla.

"Semua kita lakukan guna mempertahankan Riau bebas asap di tahun 2021 ini," kata Gubri Syamsuar .

Artikel berjudul " Syamsuar Mencak-mencak: Pemantuan dan Pengawasan Karhutla di Riau Harus Sampai Tingkat Paling Bawah  " ditulis wartawan Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono .

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved