Breaking News:

WOW! Potensi Zakat di Kabupaten Siak Capai Rp 36 Miliar per Tahun

Baznas Siak terus mengejar potensi zakat di Siak yang berjumlah sebesar Rp 36 miliar pertahun.

net
ILUSTRASI Potensi Zakat di Siak 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK  - Ketua Badan Amil Zakat Nasional - Baznas Siak Abdul Rasyid Suharto Pua Upa terus mengejar potensi zakat di Siak senilai Rp 36 miliar pertahun.

potensi zakat di Siak itu didapatkan dari hasil riset yang melibatkan guru besar UIN Imam Bonjol Padang, Profesor Dr Salmadanis MA sekitar 5 tahun silam.

“Memang kita mengejar potensi ini secara terus menerus sehingga hasil pengumpulan kita selalu naik dari tahun ke tahun,” kata Rasyid, Rabu (17/3/2021) di Siak.

Pertumbuhan hasil pengumpulan zakat mengalami kenaikan Rp 2 -3 miliar pertahun.

Pada 2019, hasil pengumpulan zakat senilai Rp 15 miliar lebih, sementara pada 2020 kemarin naik menjadi Rp 17 miliar lebih.

Peningkatan ini membuat Rasyid dan jajaran optimistis bakal mencapai puncak potensial zakat di Siak.

Baca juga: Potensi Zakat di Siak Membantu Tuntaskan Kemiskinan

Baca juga: Ramadhan Sebulan Lagi, Lembaga Zakat di Pekanbaru Diimbau Segera Urus Izin Penghimpunan Zakat

Baca juga: Wah, di Provinsi Riau ada 2 Pulau Zakat, Dapat Perhatian Khusus dari Pemerintah Daerah

“Kita mempunyai strategi untuk mengoptimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kecamatan dan desa-desa, dengan terus dievaluasi hingga semua potensi dapat tergarap dengan maksimal,” kata dia.

Rasyid mengatakan, selain itu ada pemetaan potensi di masing-masing kecamatan. Ia mencontohkan ada potensi besar pada zakat perdagangan, perkebunan dan peternaka.

“Untuk zakat perdagangan saja belum tergarap secara maksimal, termasuk zakat bidang pertanian dan perternakan,” kata dia.

Bahkan Rasyid melihat untuk saat ini potensi zakat itu sudah melampaui Rp 36 miliar pertahun. Ssbab riset yang dilakukan Prof Salmadanis itu sudah sekitar 6 tahun lalu.

“Tentu kami yakin ada perkembangan perekonomian sehingga potensinya bisa lebih dari Rp 36 miliar. Tetapi hasil riset Prof Salmadanis ini bisa menjadi acuan bagi kita untuk terus mengejarnya,” kata dia.

Target pengumpulan tetap ditingkatkan setiap tahun agar semua UPZ tetap semangat dalam mengumpulkan zakat. Pada 2021 ini pihaknya menargetkan peningkatan menjadi Rp 18, 5 miliar. Sebab hingga pada Maret 2021 ini saja sudah terkumpul Rp 10 miliar.

“Optimalisasi UPZ di kecamatan dan kampung kampung memang akan terus dilaksanakan. Kemudian pemetaaan potensi di masing-masing kecamatan bidang zakat dan lain-lain juga dimaksimalkan,” kata dia.

Sebelumnya Wakil Ketua I Baznas kabupaten Siak Samparis mengatakan, potensi zakat di kabupaten Siak memang Rp 36 miliar. Namun, untuk mencapai itu dalam 2 tahun ini belum memungkinkan.

( Tribunpekanbaru.com / Mayonal Putra )

Penulis: Mayonal Putra
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved