Breaking News:

BREAKING NEWS: Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Yan Prana Jaya, Lihat Tebalnya Surat Dakwaan JPU

Sidang perdana dugaan korupsi Yan Prana Jaya terkait anggaran rutin di Bappeda Siak 2013-2017.

Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Sidang perdana dugaan korupsi Yan Prana Jaya terkait anggaran rutin di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Siak 2013-2017, digelar pada Kamis (18/3/2021), sekitar pukul 11.20 WIB. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sidang perdana dugaan korupsi Yan Prana Jaya terkait anggaran rutin di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Siak 2013-2017, digelar pada Kamis (18/3/2021), sekitar pukul 11.20 WIB.

Sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU) ini, dilaksanakan secara virtual di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Duduk sebagai terdakwa dalam perkara ini, Yan Prana Jaya Indra Rasyid, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau non aktif.

Majelis hakim yang diketuai oleh Lilin Herlina, tim JPU, dan penasehat hukum terdakwa, berada di ruang sidang Prof. R Soebekti, SH.

Sementara Yan Prana, mengikuti jalannya sidang lewat video conference dari Rutan Klas I Pekanbaru.

Terlihat tim JPU, saat ini sedang bergantian membacakan surat dakwaan. Tampak surat dakwaan tersebut memiliki halaman yang cukup tebal.

Sidang perdana dugaan korupsi Yan Prana Jaya terkait anggaran rutin di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Siak 2013-2017, digelar pada Kamis (18/3/2021), sekitar pukul 11.20 WIB.
Sidang perdana dugaan korupsi Yan Prana Jaya terkait anggaran rutin di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Siak 2013-2017, digelar pada Kamis (18/3/2021), sekitar pukul 11.20 WIB. (Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda)

Pasca ditetapkan tersangka dan ditahan sejak Selasa, 22 Desember 2021 lalu, jaksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau selaku pihak yang menangani perkara, berupaya untuk melengkapi berkas Yan Prana.

Alhasil, berkas tersangka Yan Prana dinyatakan lengkap, atau P-21 pada 4 Maret 2021. Tak butuh waktu lama, pada Senin (8/3/2021) lalu, penyidik juga sudah menyerahkan tersangka dan barang bukti ke JPU.

Proses tahap II ini, dilakukan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Kota Pekanbaru, tempat Yan Prana ditahan.

Selama proses penanganan perkara ini, sudah 53 orang saksi yang diperiksa. Keterangan mereka dimasukkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved