Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Sekda Riau Non Aktif Yan Prana Didakwa Korupsi Rp 2,8 M di Kasus Angaran di Bappeda Siak

Saat dugaan korupsi terjadi, dia menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Siak. Dia juga sekaligus bertindak sebagai Pengguna Anggaran (PA).

Penulis: Rizky Armanda | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Yan Prana Jaya, tampak lebih sering menggeleng-gelengkan kepala saat mendengar Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan surat dakwaan.

Tak diketahui apa maksudnya. Apakah dia tidak setuju dengan materi dakwaan yang dibacakan JPU, atau terkait hal lainnya.

Pembacaan surat dakwaan terkait perkara dugaan korupsi yang membelit Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau non aktif ini, menjadi agenda dalam sidang perdana di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru pada Kamis (18/3/2021).

Yan Prana sendiri mengikuti sidang lewat video conference dari Rutan Klas I Pekanbaru, tempat dia ditahan.

Diberitakan sebelumnya, sidang perdana dugaan korupsi anggaran rutin di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Siak 2013-2017, digelar pada Kamis (18/3/2021), sekitar pukul 11.20 WIB.

Sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU) ini, dilaksanakan secara virtual di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Duduk sebagai terdakwa dalam perkara ini, Yan Prana Jaya Indra Rasyid, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau non aktif.

Majelis hakim yang diketuai oleh Lilin Herlina, tim JPU, dan penasehat hukum terdakwa, berada di ruang sidang Prof. R Soebekti, SH.

Sementara Yan Prana, mengikuti jalannya sidang lewat video conference dari Rutan Klas I Pekanbaru.

Terlihat tim JPU, saat ini sedang bergantian membacakan surat dakwaan. Tampak surat dakwaan tersebut memiliki halaman yang cukup tebal.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved