Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Dua Perusahaan Sudah Teken Kontrak Angkut Sampah, DPRD Pekanbaru: Jangan Sampai Ada Tumpukan Lagi

Kontrak kerjasamanya dilakukan untuk 9 bulan ke depan, atau hingga Desember 2021 nanti.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -  PT Samhana Indah dan PT Godang Tua Jaya, sudah menandatangani kontrak kerjasama pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru, Kamis malam kemarin (19/3/2021).

Kontrak kerjasamanya dilakukan untuk 9 bulan ke depan, atau hingga Desember 2021 nanti.

Dengan demikian, maka pekerjaan pengangkutan sampah di dua zona, yakni zona I dan zona II, harus maksimal dilakukan duo perusahaan ini. Tidak ada alasan lagi, nantinya ditemukan di lapangan, ada tumpukan sampah.

"Pemko tetap pakai pihak ketiga, dan sudah ditetapkan perusahaannya hasil lelang. Harus kita hormati. Tentunya kami di legislatif akan tetap mengawasi pekerjaan ini. Karena sampai sekarang kita masih rekomendasikan swakelola," tegas Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Robin Eduar SH MH kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (19/3/2021).

Namun DPRD secara lembaga tetap mewanti-wanti DLHK Pekanbaru selaku leading sektor pekerjaan ini, jangan berhenti sampai di sini, untuk mengevaluasi perusahaan pengangkut sampah ini.

"Yang paling penting bagi kita dan masyarakat, jangan sampai ada tumpukan sampah lagi. Terutama di wilayah kerja yang menjadi tanggung jawab mereka," kata Politisi PDI-P ini.

Untuk mendapatkan informasi yang pasti dan terinci, lanjut Robin, Komisi IV DPRD Pekanbaru sudah mengagendakan memanggil PT Samhana Indah dan PT Godang Tua Jaya, plus DLHK, untuk dilakukan rapat dengar pendapat.

"Waktunya sudah kita siapkan, dalam waktu dekat ini. Kita juga minta konsultannya hadir nanti, sehingga jelas uang APBD yang mereka gunakan untuk pengangkutan sampah ini. Uang dipakai, sampah harus bersih," sebutnya mengingatkan.

Seperti diketahui, PT Samhana Indah dan PT Godang Tua Jaya ditetapkan sebagai pemenang lelang sampah Kota Pekanbaru untuk 9 bulan ke depan (Desember 2021).

Untuk zona 1 pagu anggarannya senilai Rp22,897 miliar, dikerjakan oleh PT Godang Tua Jaya dengan nilai negosiasi Rp22,677 miliar.

Sementara zona 2 dengan pagu anggaran lelang sebesar Rp21,609 miliar, dikerjakan  oleh PT Samhana Indah. Nilai negosiasi atau penawaran kerja sama Rp19,942 miliar.

Wilayah kerja Zona I meliputi Kecamatan Tampan yang kini dimekarkan menjadi Binawidya dan Tuah Madani, serta Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Marpoyan Damai.

Sedangkan zona II yakni, Kecamatan Bukit Raya, Kecamatan Sukajadi, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kecamatan Senapelan, Kecamatan Lima Puluh, Kecamatan Sail dan Kecamatan Tenayan Raya serta Kulim. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi). 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved