Breaking News:

Berita Riau

Jefry Noer Belum Kembalikan Uang Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jembatan WFC, Ini Kata JPU KPK

Ferdian Adi Nugroho, JPU dari KPK memastikan belum ada pengembalian uang dari mantan bupati Kampar Jefry Noer terkait proyek Jembatan Water Front City

Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda
Sidang perdana kasus korupsi proyek pembangunan Jembatan Waterfront City Bangkinang, Kabupaten Kampar, digelar pada Kamis (25/2/2021) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Mantan Bupati Kampar Jefry Noer, diketahui belum ada mengembalikan uang terkait dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Waterfront City Bangkinang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Dimana dalam perkara ini, ada 2 orang yang duduk sebagai pesakitan.

Mereka adalah Adnan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut dan Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya (Wika) Persero Tbk, I Ketut Suarbawa.

Sidang perdana sudah digelar pada Kamis (25/2/2021) lalu di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Adapun agenda sidang perkara tipikor proyek multiyears Dinas Bina Marga dan Pengairan Pemerintah Kabupaten Kampar, Tahun Anggaran 2015-2016 itu, yakni pembacaan dakwaan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Sidang dilaksanakan dengan skema virtual.

Sidang berikutnya, pada Rabu (10/3/2021), yakni eksepsi atau keberatan dari terdakwa I Ketut Suarbawa. Dilanjutkan dengan pembacaan putusan sela majelis hakim, yang menolak eksepsi terdakwa.

"Belum (ada pengembalian). Itu ada berita pengembalian itu salah itu. Belum ada, kita konfirmasi ke penyidik tidak ada. Jadi yang mengembalikan itu dari PT Wijaya Karya, ada mengembalikan uang, tapi dari Pak Jefry tidak ada, kan dia nggak ngaku nerima," katanya salah satu dari tim JPU KPK , Ferdian Adi Nugroho.

Jefry Noer
Mantan Bupati Kampar, Jefry Noer (Halloriau)

Sementara itu, dalam sidang lanjutan Kamis kemarin, JPU KPK menghadirkan 5 orang saksi. Namun, hanya 4 orang yang hadir untuk dimintai keterangannya.

Dikatakan JPU KPK Ferdian, para saksi ini didalami seputar pengetahuannya tentang tahap perencanaan proyek pembangunan Jembatan WFC. Mereka dari pihak swasta, selaku konsultan perencanaan.

Diterangkan Ferdian, para saksi yang dihadirkan setiap pekan di persidangan dalam agenda pembuktian ini, mengikuti urutan sesuai dakwaan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved