Breaking News:

1 KTP Bisa Tukar UPK Rp 75.000 Sebanyak 100 Lembar ke Bank Indonesia

Inilah waktu untuk tukar UPK 75 dengan pecahan uang kertas Rp 75.000 di Bank Indonesia

Istimewa
Tukar UPK 75 dengan┬ápecahan uang kertas Rp 75.000 di Bank Indonesia 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Inilah waktu untuk tukar UPK 75 dengan pecahan uang kertas Rp 75.000 di Bank Indonesia

Bagi yang ingin menukarkan atau belum dapat menukarkan Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 tersebut,  Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Riau kembali buka penukaran .

Jadi bagi masyarakat Riau diseluruh Kabupaten/Kota yang berminat menukar secara individu dapat langsung menukar di loket Bank Indonesia H+0 (langsung) di Pekanbaru mulai, Senin (22/3).

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bidang Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Manajemen Internal Asral Mashuri mengatakan, cara penukarannya dengan menunjukan identitas (KTP) dan 1 KTP maksimal bisa menukar 100 lembar per hari dan bisa diulang setiap hari.

"UPK 75 Tahun itu secara resmi diluncurkan di Jakarta secara online, Senin (17/8) lalu dan di Riau dilaksanakan di Kantor Perawakilan BI Riau yang dihadiri langsung oleh Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi," ujar Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bidang Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Manajemen Internal Asral Mashuri kepada Tribun, Senin (22/3).

Uang tersebut jelas Asral, dicetak sebanyak 75 juta lembar dan Riau mendapatkan jatah sebanyak 2 juta lembar. "UPK Rp 75.000 ini merupakan alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI," ucap Asral.

Filosofi Umum Desain Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI terang Asral adalah mensyukuri Kemerdekaan, digambarkan dengan peristiwa pengibaran bendera pada saat proklamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, gambar proklamator Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs Mohammad Hatta, serta gunungan yang memiliki filosofi pembuka dan permulaan lembaran baru, memperteguh Kebinekaan, digambarkan dengan anak Indonesia menggunakan pakaian adat yang mewakili daerah barat, tengah, dan timur NKRI satunya ada anak dari Riau serta beragam kain motif kain Nusantara yaitu tenun Gringsing Bali, batik kawung Jawa, dan songket Sumatera Selatan yang menggambarkan kebaikan, keanggunan, dan kesucian.

Kemudian menyongsong Masa Depan Gemilang, digambarkan dengan Satelit Merah Putih sebagai jembatan komunikasi NKRI, peta Indonesia Emas pada bola dunia yang melambangkan peran strategis Indonesia dalam kancah global, serta anak Indonesia yang digambarkan sebagai SDM unggul di era Indonesia Maju.

Sedangkan ciri-ciri Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI itu, Bagian Muka, Gambar utama Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno - Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta, Gambar bunga Anggrek Bulan yang di dalamnya berisi logo Bank Indonesia yang akan berubah warna dan memiliki efek gerak dinamis apabila dilihat dari sudut pandang berbeda dan Hasil cetak yang akan terasa kasar apabila diraba pada bagian gambar utama pahlawan, dan tulisan nominal tujuh puluh lima ribu rupiah pada sisi muka uang.

Kemudian Tanda air berupa gambar Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs.
Mohammad Hatta serta electrotype berupa angka “75” yang dapat diterawang, Gambar saling isi (rectoverso) dari logo Bank Indonesia yang dapat dilihat secara utuh apabila diterawangkan ke arah cahaya dan hasil cetak yang memendar dalam 1 (satu) atau beberapa warna apabila dilihat dengan sinar ultraviolet berupa gambar pengibaran bendera pada peristiwa Proklamasi 17 Agustus 1945, gambar motif songket yang berasal dari daerah Sumatera Selatan; dan jembatan Youtefa Papua.

Sedangkan Bagian Belakang Gambar anak Indonesia menggunakan pakaian adat daerah. Sebagai informasi, pada gambar belakang tersebur Riau terpilih dari 9 anak bangsa, Nomor seri yang meliputi 3 (tiga) huruf dan 6 (enam) angka, Hasil cetak yang terasa kasar apabila diraba pada bagian anak indonesia, peta indonesia dalam bola dunia, dan tulisan “DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA MENGELUARKAN RUPIAH SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN YANG SAH DENGAN NILAI TUJUH PULUH LIMA RIBU RUPIAH” dan Tanda air berupa gambar Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta serta electrotype berupa angka “75”yang dapat diterawang.

Selanjutnya Gambar saling isi (rectoverso) dari logo Bank Indonesia yang dapat dilihat secara utuh apabila diterawangkan ke arah cahaya, Hasil cetak yang memendar dalam 1 (satu) atau beberapa warna apabila dilihat dengan sinar ultraviolet berupa gambar motif tenun Gringsing yang berasal dari Bali, angka “75000”, angka “75”, bidang persegi empat yang berisi tulisan “NKRI”; dan 5 nomor seri yang meliputi 3 (tiga) huruf dan 6 (enam) angka. (Tribunpekanbaru.com/Rino Syahril)

Penulis: Rino Syahril
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved