Breaking News:

Hari Hutan Sedunia, Rahasia 25 Tahun PTPN V Bebas dari Karhutla di Riau

PTPN V menerapkan strategi pencegahan dan persiapan penanggulangan yang baik hingga bebas dari Karhutla khususnya Karhutla di Riau

Tribun Pekanbaru/Rino Syahril
Hari Hutan Sedunia, Rahasia 25 Tahun PTPN V Bebas dari Karhutla di Riau. Foto: CEO PTPN V Jatmiko K Santosa menguji sarana pendukung pencegahan karhutla di salah satu unit kebun setelah memimpin apel siaga Karhutla dalam rangka hari hutan sedunia di Kebun Sei Pagar PTPN V. PTPN V berkomitmen mendukung pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Provinsi Riau. PTPN V sendiri berhasil menjaga areal konsesinya bebas bakar sepanjang 25 tahun terakhir. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Perusahaan perkebunan milik negara, PT Perkebunan Nusantara V selama ini tercatat sebagai salah satu perusahaan yang sukses menerapkan strategi pencegahan dan persiapan penanggulangan yang baik hingga bebas dari Karhutla khususnya Karhutla di Riau , meski beroperasi di wilayah yang memiliki salah satu potensi bencana tahunan terbesar di Indonesia, Provinsi Riau. 

"25 tahun kita mampu menjaga areal kita bebas bakar ( Karhutla di Riau ). Pertahankan itu. Seluruh insan PTPN V harus terus menjaga konsistensi bebas bakar PTPN V," ujar Chief Executive Officer PTPN V Jatmiko K Santosa di Unit Kebun Sei Pagar, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (20/3). 

Jatmiko mengatakan hal tersebut saat memberikan pengarahan Apel Siaga Karhutla di Riau dan peringatan Hari Hutan Sedunia yang diperingati setiap 21 Maret.

Ia menjabarkan, langkah pencegahan menjadi kunci utama dalam memerangi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Riau

Sejak awak berdiri pada 1996 silam, ia mengatakan PTPN V komitmen menerapkan zero burning atau membuka lahan tanpa bakar, serta upaya penjagaan areal dan pola hidup karyawan beserta keluarganya sebagai kunci pertama yang terus dipegang perusahaan untuk terjaga dari kebakaran selama 25 tahun.

"Lakukan upaya-upaya pencegahan. Laksanakan patroli rutin, jaga areal agar tidak sembarangan dimasuki pihak luar.

Jangan lakukan pembakaran sampah, jangan membuang puntung rokok sembarangan.

Kita telah memasuki musim kering, api sekecil apapun bisa menjadi petaka di perkebunan," pesannya kepada seluruh peserta apel siaga.

Komitmen bebas bakar yang terbukti nyata tersebut kemudian menjadi salah satu hal yang mengantarkan PTPN V juga mendapatkan pengakuan dari berbagai lembaga sertifikasi nasional maupun internasional. 

Saat ini, seluruh pabrik kelapa sawit PTPN V telah mengantongi sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil/ISPO.

Halaman
123
Penulis: Rino Syahril
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved