Breaking News:

Massa APHMD Gelar Aksi Damai di Depan PT EUP‎, Ini 8 Tuntutannya

Massa yang menamakan diri Aliansi Perjuangan Hak Masyarakat Dumai (APHMD), bersama mahasiswa, menggelar aksi damai

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Seratusan orang yang menamakan diri Aliansi Perjuangan Hak Masyarakat Dumai (APHMD), bersama mahasiswa, menggelar aksi damai di depan gerbang masuk PT Energi Unggul Persada (EUP), Kecamatan Sungai Sembulan, pada Senin (22/3/2021). 

Terkait yang katanya, PT EUP menyerobot tanah wakaf perkuburan masyarakat, Hendra mengaku tidak pernah menguasai tanah wakaf bahkan kedepan akan dipagari atau diperbagus, agar ahli warisnya bisa berziarah dengan nyaman.

Untuk pengerusakan tanaman di lahan masyarakat, Hendra menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah melakukan pengerusakan tanaman di lahan masyarakat, karena itu memang lahan perusahaan.

"Jika ada yang mengaku bahwa itu lahan masyarakat dan lainya, kita serahkan saja ke jalur hukum untuk lebih pastinya, nantinya pengadilan yang akan memutuskanya," sebutnya.

‎Tidak puas dengan jawaban perusahan, ‎di tengah terik matahari, sempat terjadi gejolak antara para pengunjuk rasa dengan pihak perusahaan, namun tidak berlangsung lama, keadaan kembali dingin.

Masih ditempat yang sama, untuk permasalahan ahli waris, pihak Kepolisian Polres Dumai yang diwakili Kapolsek Sungai Sembilan AKP Rinaldi Parlindungan Situmeang bersedia untuk menerima semua laporan atas kerugian yang dialami masyarakat.

"Kita welcome untuk masyarakat yang merasa dirugikan atas dugaan pengrusakan dan ahli waris tanah makam yang diserebot pihak perusahaan PT. EUP agar bisa membuat laporan dan langsung kita tindak lanjuti, " pungkasnya.

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Artikel lainnya tentang Dumai

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved