Breaking News:

JADWAL Resmi PPnBM Mobil 2.500 CC: Innova & Fortuner Diprediksi Turun hingga Rp 200 Jutaan

Sri Mulyani sebelumnya mengungkapkan, wacana pemberian isentif untuk mobil dengan kapasitas silinder 2.500 cc merupakan arahan dari Presiden Joko Wido

Capture youtube
Apa Kabar Pak Jokowi? Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 5.803 Triliun, Sri Mulyani: Hati-hati. Foto: Menkeu RI Sri Mulyani 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Update kabar pemberlakuan Pajak Pembelian atas Barang Mewah (PPnBM) 0 Persen.

Sebagaimana diketahui, PPnBM akan dilanjutkan untuk mobil dengan 2.500 cc.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah melakukan finalisasi aturan untuk diskon Pajak Pembelian atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil dengan kapasitas silinder 1.500 cc hingga 2.500 cc.

Sri Mulyani mengatakan, pemerintah akan segera mengumumkan insentif berupa pajak ditanggung pemerintah (DTP) tersebut bila PMK sudah selesai dibuat. Ia pun mengatakan, aturan tersebut bisa mulai berlaku mulai bulan April mendatang.

"Untuk PPnBM 2.500 cc sedang proses finalisasi PMK-nya, yang nanti bisa mulai berlaku mulai April, terutama yang di atas 1.500 cc hingga 2.500 cc, nanti akan diumumkan begitu selesai PMK-nya," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa yang dilakukan secara vitutal, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: UPDATE Video 14 DETIK Mirip Artis GL: Syok saat Dicecar 33 Pertanyaan

Baca juga: Berikut Harga TBS Sawit di Riau dan Harga CPO di Riau Pekan Ini, Harga TBS di Riau Naik Tipis

Sri Mulyani sebelumnya mengungkapkan, wacana pemberian isentif untuk mobil dengan kapasitas silinder 2.500 cc merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo.

Saat melakukan rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI beberapa waktu yang lalu, Sri Mulyani mengungkapkan kebijakan tersebut bakal diberikan kepada mobil dengan syarat tingkat komponen dalam negeri sebesar 70 persen.

"Jadi sedang melakukan penyempurnaan, asal TKDN 70 persen bisa sampai ke 2.500 cc, ini yang nanti meng-address isu mengenai beberapa permintaan terhadap monbil di atas 1.500 cc di dalam relaksasi PPnBM yang diberikan," jelas Sri Mulyani ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (15/3/2021).

Baca juga: MENYERUAK Isu Transfer Inter Milan: Hakimi Bakal Tukar Tambah dengan Bellerin?

Baca juga: Cek Ramalan Zodiak Besok Rabu 24 Maret 2021: Besok Hari Baik Bagi Capricorn untuk Berbisnis

Dengan pemberlakuan kebijakan tersebut harapannya industri otomotif dan turunannya bisa lebih cepat mengalami pemulihan usai terpukul cukup parah akibat pandemi Covid-19.

"Jadi memang saat ini (yang berlaku) 1.500 cc, arahan dari Presiden untuk menyampaikan kalau dilihat memang bisa di atas 1.500 cc asalkan TKDN-nya 70 persen itu mungkin bisa jadi pertimbangan," ujar Sri Mulyani.

Baca juga: Siswi SMA Jambak Rambut Anya Geraldine di Kantin Sekolah Saat Jajan, Ini Kata Cinta Laura, Ternyata

Baca juga: MENYERUAK Isu Transfer Inter Milan: Hakimi Bakal Tukar Tambah dengan Bellerin?

Halaman
12
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved