Breaking News:

Inovasi Awal Bros Pekanbaru, Cegah Kerumunan dengan Membuka Pelayanan Vaksinasi Drive THRU

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES) memberikan apresiasi kepada Rumah Sakit Awal Bros, sebagai RS drive thru pertama di Sumatera

Rino Syahril/Tribunpekanbaru.com
Wamenkes bersama Gubernur Riau lepas pelayanan vaksinasi Drive THRU Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru 

"Peran rumah sakit swasta seperti vaksnisai program, vaksinasi drive thru ini sangat bagus dan wajib kita dukung. Karena saat ini kita berpacu denga waktu, semakin cepat selesai, semakin cepat kita tangani Covid 19 ini," ucapnya.

"Untuk itu mari kita doakan semoga program ini berjalan lancar, karena ini akselarasi yang harus kita dukung dan berjalan hingga selesai," ungkap Wamenkes RI.

Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi juga memberikan apresiasi kepada RS Awal Bros, Grab dan Dinkes Riau.

"Sebab program ini pertama dilakukan di Riau dan dengan adanya ini Vaksinasi bisa dengan cepat dilakukan," ujar Gubernur.

Direktur Rumah Sakit Awal Bros Sudirman, dr. Jimmy Kurniawan, MKK menyampaikan di era pandemi pihaknya memiliki tujuan yang sama yaitu memperlambat laju penularan virus COVID-19 agar mempercepat pemulihan seluruh sektor pelayanan publik dan menekan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19.

Inovasi yang dilakukan oleh RS Awal Bros yang telah memiliki layanan unggulan pusat vaskinasi, khusus untuk pelayanan vaksin COVID- 19 secara drive thru adalah terlebih dahulu melakukan pra registrasi secara online karena pelayanan ini tidak hanya ada di RS Awal Bros yang beralamat di Jln. Jend. Sudirman tetapi juga layanan ini hadir di Rumah Sakit Awal Bros A. Yani dan RS Awal Bros Panam.

Ada 4 titik yang tetap dilalui oleh peserta saat menjalankan program vasksinasi COVID-19 drive thru ini adalah Pos 1 yaitu registrasi (registrasi dilakukan secara online dengan mengisi google form), pasien akan mendapatkan jawaban untuk waktu dan alamat rumah sakit mana proses vaksinasi ini akan berjalan.

Pos 2 yaitu skrining (penapisan), pasien akan dilakukan pemeriksaan oleh petugas meliputi keadaan umum medis pasien dan penyakit komorbid yang dimiliki.

Pos 3 yaitu proses vaksinasi yang akan dilakukan oleh dokter vaksinasi yang sudah memiliki sertifikat vaksinator dan Pos 4 yaitu monitoring (pemantauan) selama 30 menit, bila perserta di dalam mobil tetap bisa menunggu di dalam mobil, sedangkan untuk motor telah disediakan ruang tunggu.

"Kolaborasi antara pemerintah dengan kami sektor swasta akan terus berlanjut untuk mensuskseskan vaksinasi COVID-19 tahap II bagi lansia dan petugas pelayanan publik," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Rino Syahril
Editor: Hendri Gusmulyadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved