Breaking News:

Sering Dapat SMS Penawaran Pinjaman? Hati-hati Fintech Ilegal, Begini Saran dari OJK

Sering mendapat SMS penawaran pinjaman? Hati-hati Fintech Ilegal, Ini Saran Otoritas Jasa Keuangan atau OJK

ist
Sering Dapat SMS Penawaran Pinjaman? Hati-hati Fintech Ilegal, Begini Saran dari OJK.Foto: Kepala OJK Riau, Yusri 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sering mendapat SMS penawaran pinjaman? Hati-hati Fintech Ilegal, Ini Saran OJK.

Hampir setiap pengguna handphone saat ini seringkali mendapatkan pesan singkat atau SMS yang menawarkan produk.

Untuk diketahui, hal tersebut merupakan fintech lending ilegal.

Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan bahwa, fintech lending ilegal memang sering kali menggunakan SMS spam untuk menawarkan produk.

Berbeda dengan fintech lending legal berizin resmi OJK yang dilarang menawarkan produk melalui sarana komunikasi pribadi tanpa izin.

Ketua OJK Riau, Yusri mengatakan, sesuai dengan Peraturan OJK No.1/POJK.07/2013 Tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan, pasal 19 menjelaskan bahwa, pelaku jasa keuangan dilarang melakukan penawaran produk.

Dan atau layanan kepada konsumen dan atau masyarakat melalui sarana komunikasi pribadi tanpa persetujuan konsumen.

"Jika masyarakat menerima penawaran pinjaman yang tidak dikenal melalui SMS, abaikan dan langsung hapus saja," kata Yusri, Kamis (25/3/2021).

Ia juga mengatakan, agar masyarakat jangan lupa selalu cek tawaran pinjaman yang diterima ke @kontak157 di nomor telepon 157 atau WA 081 157 157 157.

"Bisa kita cek penawaran yang diterima tersebut, apakah fintech resmi atau bukan," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Alex
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved