Breaking News:

'Bapak Naturalisasi', Gelar Baru Moeldoko Yang Disematkan Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon

Moeldoko dapat gelar baru dari Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon.

Editor: Ilham Yafiz
Tangkapan layar Youtube Kompas TV
Kepala Staf Presiden Moeldoko 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Moeldoko dapat gelar baru dari Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon.

Moeldoko mendapatk gelar sebagai ’Bapak Naturalisasi’ setelah ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat lewat Kongres Luar Biasa ( KLB) di Deli Serdang pada 5 Maret lalu.

Sindiran itu dilontarkan Effendi dalam acara diskusi tentang regenerasi kader di partai politik, Sabtu (27/3/2021) kemarin.

Mulanya, Effendi Simbolon ditanya tentang kebenaran poster dukungan terhadap pasangan Puan Maharani- Moeldoko maju di Pilpres 2024. Ia pun langsung membantah.

”Pastinya bercanda itu (poster Puan- Moeldoko), karena saya termasuk yang mendukung Puan untuk maju, tapi bukan sama Pak Naturalisasi. Nanti ada saatnya, ada waktunya, tapi nanti,” kata Effendi.

Moeldoko sendiri erat kaitannya dalam Kongres Luar Biasa ( KLB) Partai Demokrat.

Moeldoko ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB yang diinisiasi sejumlah kader pecatan DPP Demokrat pimpinan AHY.

Padahal Moeldoko tak pernah menjadi kader Partai Demokrat. DPP Demokrat kubu AHY menyatakan KLB di Deli Serdang itu ilegal dan inkonstitusional lantaran digelar tak sesuai dengan AD/ART.

Seharusnya, KLB diinisiasi oleh DPP yang disetujui Majelis Tinggi.

Effendi kemudian menyinggung kasus perpecahan Partai Demokrat yang ramai menjadi perbincangan beberapa waktu lalu hingga saat ini.

Menurut anggota Komisi I DPR itu, PDIP berbeda dengan Partai Demokrat yang tidak mengenali pendirinya.

Menurutnya, partai moncong putih itu telah identik dengan figur sang ketua umum Megawati Soekarnoputri.

"Bagi kami di PDIP, bahkan simpatisan yang tidak ber-KTA sekalipun, itu memang identik bahwa PDIP ada perjuangannya. Itu semuanya sepenuhnya betul bukan hanya yang membidangi tapi memang kromosomnya itu Megawati Soekarnoputri,” kata Effendi.

PDIP, kata Effendi, sangat bergantung dengan sosok Megawati. Seluruh kader dari tingkat pusat hingga tingkat ranting pun mengakui jasa-jasa Megawati bagi partai maupun negara.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved