Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Ingin Mendapat Bantuan untuk UMKM, Anggota DPRD Pekanbaru Nofrizal Minta Warga Melakukan ini

Banyak warga Pekanbaru mengaku, tidak mendapatkan bantuan UMKM dari pemerintah, yang dikucurkan belakangan ini, karena tidak terdata.

Istimewa
Ir Nofrizal MM 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Banyak warga Kota Pekanbaru mengaku, tidak mendapatkan bantuan UMKM dari pemerintah, yang dikucurkan belakangan ini, karena tidak terdata.

Termasuk tidak memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Padahal, NIB tersebut merupakan identitas pelaku usaha, dalam rangka pelaksaanaan kegiatan berusaha sesuai bidang usahanya.

"Jadi memang ada prosedurnya. Tidak sembarangan bisa dapat bantuan. Kalau masyarakat mau dapat bantuan UMKM, tentu pelaku UMKM harus legal," kata Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM, Minggu (28/3/2021) kepada Tribunpekanbaru.com

Diakui politisi senior PAN ini, beberapa keluhan tentang bantuan UMKM ini, diterimanya saat reses akhir pekan lalu, di Jalan Tiung Sukajadi.

Warga mengaku heran, kenapa mereka tak dapat bantuan di masa pandemi Covid-19 ini, padahal usaha mereka termasuk dalam UMKM.

Memiliki NIB merupakan syarat wajib dari beberapa persyaratan lainnya.

Apalagi ini sesuai dengan UU Cipta Kerja, yakni mendorong bantuan pembina UMKM, agar masyarakat dipermudah dalam berusaha.

"Kalau dulu, UMKM tidak ada modal dan tidak ada legalitas. Sekarang ini, UMKM tersebut menggunakan legalitas yang dinamakan NIB. Cara mendapatkannya melalui online yakni dengan persyaratan seperti KTP dan foto," sebutnya.

Karenanya, Nofrizal mendorong pelaku UMKM di Kota Pekanbaru, agar segera mengurus dan memiliki NIB. Sehingga ke depan, jika ada bantuan dari pemerintah untuk pelaku UMKM, maka warga bisa mendapatkan bantuan tersebut.

Apalagi pemerintah di masa pandemi ini, masih komit membantu masyarakat yang terdampak.

Seperti diketahui, bantuan UMKM ini menggunakan metode pengisian data. Bantuan ini teregister melalui OJK. Yang namanya bantuan, tentu harus diseleksi.

Karena ini dilakukan, untuk menghindari adanya tunggakan yang terjadi di masyarakat. Baik pinjaman, KUR ataupun hutang lainnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  
 

--

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved